PM Kanada Tuduh Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina

0
89

Ottawa, LiputanIslam.com–Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menjadi pemimpin negara pertama yang menuduh Iran menembak jatuh pesawat Ukraina Penerbangan 752, meskipun secara “tidak sengaja”.

“Kami punya [informasi] intelijen dari berbagai sumber,” kata Trudeau pada Kamis (9/1).

“Intelijen menunjukkan bahwa pesawat itu ditembak jatuh oleh rudal darat-ke-udara Iran. Ini mungkin tidak disengaja,” simpulnya.

Namun, Trudeau menambahkan bahwa saat ini “terlalu cepat untuk menunjuk siapa yang bersalah” atau “menarik kesimpulan.”

Pernyataan sang perdana menteri menegaskan kata-kata Presiden AS Donald Trump pada hari sebelumnya. Trump mengatakan bahwa ia memiliki “kecurigaan” bahwa “seseorang bisa saja membuat kesalahan,” tanpa menjelaskan lebih lanjut siapa yang ia maksud.

Selama beberapa waktu terakhir, media AS mengutip sumber anonim bahwa Boeing 737 “sangat mungkin” dijatuhkan oleh militer Iran.

Namun, otoritas penerbangan sipil Iran telah menyanggah tuduhan tersebut, dengan alasan tidak ada puing rudal ditemukan di lokasi kecelakaan.

“Secara ilmiah, tidak mungkin rudal menghantam pesawat Ukraina, dan rumor seperti itu tidak masuk akal,” kata kepala Organisasi Penerbangan Sipil Iran, Ali Abedzadeh, pada hari Kamis, seperti dikutip oleh kantor berita ISNA.

Penerbangan UIA 752 jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Teheran, beberapa jam setelah Korps Pengawal Revolusi Islam menembakkan dua rudal ke sasaran AS di Irak sebagai pembalasan atas pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani. Seluruh awak dan penumpang tewas, termasuk 82 warga Iran, 63 warga Kanada, dan 11 warga Ukraina. (ra/rt)

DISKUSI: