Pimpinan PLO Tak Sudi Terima Panggilan Telepon Trump

0
255

Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Sumber: Al-Alam

Yerussalem,LiputanIslam.com—Seorang pejabat Palestina mengungkapkan bahwa Presiden Otoritas Palestina (PLO) Mahmoud Abbas menolak untuk menerima panggilan telepon dari Presiden AS Donald Trump selama beberapa hari terakhir.

“Trump terus berusaha untuk berbicara dengan Abbas, tapi ditolak,” ucap pejabat senior yang enggan disebutkan namanya itu dalam sebuah konferensi pers pada Senin (27/1).

Hubungan Amerika Serikat (AS) dan PLO semakin buruk usai Trump pada 2017 lalu memutuskan untuk mengakui Yerussalem sebagai ibukota baru Israel dan mulai memindahkan Kedubes AS untuk Israel ke Yerussalem. Setahun berikutnya, Washington mulai memangkas anggaran PBB untuk para pengungsi Palestina (UNRWA).

Abbas telah berulangkali, selama dua tahun terakhir, mengatakan bahwa orang-orang Palestina menolak kesepakatan Abad ini atau Deal of the Century.

Baca: Haniyeh: Deal of the Century akan Picu Babak Baru Perjuangan Palestina

Di sisi lain, Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh, mengatakan pada Minggu (26/1) kemarin bahwa Hamas tidak akan membiarkan Deal of the Century berlalu begitu saja.

Ia menyebut, kesepakatan Trump ini nantinya akan memicu gelombang perlawanan fase baru dari rakyat Palestina.

Bagi Hamas, ia menegaskan, plot-plot baru yang dilakukan oleh Trump terkait Deal of the Century seperti lampu hijau yang mempersilahkan Palestina mendeklarasikan perang perlawanan.

Haniyeh, yang sedang melakukan tur di luar Jalur Gaza, menyerukan gerakan Fatah dan faksi-faksi Palestina untuk bertemu di Kairo, guna memetakan arah perlawanan mempertahankan Yerussalem dan kesucian Palestina.(fd/Al-Alam)

DISKUSI: