Petinggi Israel: Aneksasi Tepi Barat Bisa Picu Gelombang Serangan

0
124

TelAviv,LiputanIslam.com-Jenderal Kamil Abu Rokon (Koordinator Aktivitas Kabinet Israel) memperingatkan konsekuensi rencana pencaplokan Tepi Barat.

Radio Tentara Israel pada hari Selasa (26/5) mengutip Abu Rokon yang mengatakan,”Pergerakan Kabinet Israel untuk menganeksasi Tepi Barat akan menyebabkan gelombang ‘aksi teror’.”

Dilansir Jerusalem Post, Abu Rokon dalam rapat khusus dengan Menteri Perang Israel, Benny Gantz, dan Aviv Kochavi (Ketua Staf Umum Tentara Israel) memperingatkan, aneksasi bisa melenyapkan koordinasi keamanan dengan Pemerintah Otonomi Nasional Palestina (PNA).

Menurut Abu Rokon, perubahan struktur Masjid Ibrahimi dan penghentian bantuan finansial untuk PNA, seiring dengan statemen soal aneksasi Tepi Barat, akan memaksa PNA untuk membatalkan koordinasi keamanan.

Ia menambahkan, juga ada kekhawatiran bahwa Polisi Palestina akan mengarahkan senjata mereka ke arah Israel.

Usai AS mengakui Quds (Yerusalem) sebagai ibukota Israel dan memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv, Rezim Zionis dengan dukungan Donald Trump berniat akan mencaplok 30 persen wilayah Tepi Barat.

Kelompok-kelompok Palestina menilai, langkah ini adalah bagian dari Deal of The Century. Sebab itu, mereka menuntut pemutusan kerjasama dengan AS dan Israel.

Pekan ini, PNA mengumumkan telah membekukan kerjasama kemananan dan intelijennya dengan Tel Aviv dan Washington. (af/alalam)

Baca Juga:

Pidato Lengkap Ayatullah Khamenei: Israel adalah Virus Yang Wajib Diperangi

Vatikan: Rencana Aneksasi Tepi Barat oleh Israel ‘Mengkhawatirkan’

DISKUSI: