Petinggi Israel Akui Dilema Tel Aviv Hadapi Teheran

0
273

TelAviv,LiputanIslam.com-Dalam wawancara dengan Kanal 12 Israel, Kepala Institut Riset Keamanan Domestik Israel, Amos Yadlin menyinggung kebingungan Tel Aviv dalam masalah nuklir Iran. Saat bicara soal front-front yang mesti dikhawatirkan Israel terkait perseteruan melawan Iran-Hizbullah, ia menyatakan, front membahayakan pertama dalam hal ini adalah isu nuklir Iran.

“Pengayaan uranium Iran telah sampai ke 60 persen. Kita berada dalam situasi yang kita tidak tahu apa kebijakan yang mesti diambil,”kata mantan Kepala Badan Kontraintelijen Tentara Israel ini.

“Kita tidak tahu apakah harus mendukung AS untuk kembali ke sebuah kesepakatan (JCPOA) yang akan memundurkan program nuklir Iran, tapi memberinya banyak uang, ataukah harus mendukungnya agar tidak kembali ke kesepakatan, yang ini adalah kebijakan resmi Israel. Namun jika Iran melakukan pengayaan uranium 90 persen atau keluar dari perjanjian NPT, apa yang harus kita lakukan?”lanjutnya.

Yadlin menambahkan, front-front lain yang membuat cemas Tel Aviv adalah proyek rudal presisi Hizbullah dan Suriah.

“Saya sudah menyaksikan kebijakan domestik dan ke mana Israel harus menuju. Sebelum akhir tahun, kita memiliki banyak tantangan besar. Saya sudah menyebut Iran dan Hizbullah. Ini adalah masalah-masalah yang sangat penting. Sehubungan dengan Iran Nuklir dan Hizbullah, (seharusnya) tidak ada pembahasan soal (sayap) kanan atau kiri,”tuturnya. (af/fars)

DISKUSI: