Perkuat Kampanye Anti-Iran, AS Bungkam Media Kontra-Amerika

0
124

Sumber: Presstv

Washington,Liputan Islam.com—Saat Amerika Serikat (AS) sedang gencar-gencarnya menjatuhkan gelombang sanksi kepada Iran, media-media sosial mainstream seperi You Tube dan Facebook juga ikut membatasi orang-orang Iran atau mereka yang memiliki sudut pandang serupa untuk berkomunikasi online.

Setelah aksi pembunuhan ilegal AS terhadap Jenderal Soleimani, Facebook mulai menghapus unggahan semua pengguna yang membagikan informasi seputar Soleimani, yang tentunya bertentangan dengan narasi media-media pro-Barat.

Salah satu korbannya adalah akun YouTube Presstv cabang Inggris. Akun yang telah disubscribe oleh 28.000 subscriber itu tiba-tiba “dibunuh” tanpa alasan yang jelas.

Satu-satunya alasan yang jelas adalah bahwa postingan-postingan akun ini dianggap telah melanggar syarat dan ketentuan.

Presstv cabang Inggris adalah media yang fokus terhadap anti-imprealisme, anti-rasisme, dan mempublikasikan berita-berita yang tidam disoroti atau bahkan tak mau disiarkan oleh portal berita mainstream.

Para jurnalis Presstv menilai langkah ini adalah salah satu upaya kampanye anti-Iran yang menginginkan perubahan rezim di Republik Islam Iran.

Baca: Ketakutan, Israel Kembali Bantah Terlibat Teror Soleimani

Pembungkaman pers ini sengaja dilakukan untuk menghalangi perkembangan narasi berita yang berbeda dengan media-media pro-Barat.

Tak hanya Presstv, beberapa media kontra AS lainnya yang menjadi korban adalah Russia Today dan Venezuela Telesure. (Fd/Presstv)

DISKUSI: