Penulis India Sebut Bermusuhan dengan AS Lebih Baik daripada Berteman dengannya

0
138

NewDelhi,LiputanIslam.com– Seorang analis asal India mengecam hubungan persahabatan negaranya dengan AS karena dinilainya tidak menguntungkan. Brahma Chellaney mengingatkan, sanksi-sanksi AS telah menyebabkan India tidak bisa mengimpor minyak dari Iran.

Chellaney adalah salah satu analis ternama India dalam masalah-masalah internasional. Harian terbitan Inggris, Guardian menyebutnya sebagai “analis dan penulis terkemuka isu-isu internasional.” Majalah Time India mendeskripsikannya sebagai “pakar ternama India dalam masalah-masalah kebijakan luar negeri.”

Geostrategis, penulis, dan analis terkemuka yang berdomisili di New Delhi ini menyitir ucapan dari mantan Menlu Inggris Henry Kissinger dan mengkritik kebijakan AS yang kerap menjatuhkan sanksi atas negara-negara yang berseteru dengannya.

”Suatu saat Henry Kissinger pernah menyatakan bahwa ‘permusuhan dengan AS mungkin akan berbahaya. Namun pertemanan dengan AS adalah (kesalahan) fatal.’ Sebagai contoh, AS melarang kawan-kawannya mengimpor minyak dari Iran, tapi membiarkan China (seteru AS) untuk membeli minyak Iran dengan harga diskon,”cuit Chellaney di laman Twitter-nya, Senin (19/7).

Sebelum adanya sanksi-sanksi Washington, India adalah salah satu pengimpor terbesar minyak Iran, yaitu nomor dua di belakang China. Setelah adanya sanksi-sanksi AS, India menghentikan impor minyak dari Iran sepenuhnya, sedangkan China masih tetap membelinya. (af/fars)

Baca Juga:

Netanyahu Berusaha Gulingkan Kabinet Baru Israel

Khatibzadeh: Sekarangpun Iran Siap Jalankan Pertukaran Tahanan dengan AS dan Inggris

DISKUSI: