Pentagon Cari 100 Ribu Kantong Mayat untuk Korban Jiwa Corona

0
365

Petugas membawa jenazah di luar rumah sakit Brooklyn di New York City. © Reuters / Stefan Jeremiah

Washington, LiputanIslam.com– Pentagon tengah mencari 100.000 kantong mayat baru untuk disuplai ke rumah sakit dan kamar mayat yang dipenuhi kematian akibat virus corona.

Pencarian kantong jenazah ini dilakukan ketika AS kembali memecahkan rekor kematian per hari dengan total lebih dari 5.000 korban.

Departemen Pertahanan ini berencana mendistribusikan 50.000 “Kantung Sisa Manusia” ala militer kepada Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA). Setelah itu, mereka akan berusaha membeli lebih banyak. Demikian kata pejabat Pentagon kepada sejumlah media pada hari Rabu (1/4).

Permintaan kantong jenazah dari FEMA dilakukan ketika AS menghadapi tingkat penyebaran virus yang semakin cepat di seluruh 50 negara bagian. Pada hari Rabu lalu, terdapat sekitar 1.000 kematian baru. Angka ini memecahkan rekor angka kematian nasional yang ditetapkan hanya 24 jam sebelumnya. AS juga mengkonfirmasi 25.000 kasus infeksi baru pada hari yang sama. Menurut data dari Universitas Johns Hopkins, total kasus melebihi 215.000.

Unit Dukungan Pasukan Logistik Pertahanan Pentagon yang mengelola persediaan kantong mayat untuk tentara yang tewas di luar negeri, juga telah menghubungi produsen untuk memastikan apakah mereka bisa memenuhi permintaan besar. Namun, unit ini belum melakukan pemesanan.

FEMA dan Pentagon sendiri telah membantu pemerintah New York yang paling terpukul dibanding negara bagian lainnya. New York mengalami hampir 84.000 kasus positif dan lebih dari 2.200 kematian. FEMA dan Pentagon pun membantu mendirikan truk kamar mayat berpendingin untuk korban jiwa di kota itu.

Menurut perkiraan dari tim khusus Covid-19 Gedung Putih, sebanyak 240.000 orang AS dapat meninggal dunia akibat wabah ini. Angka terendah berkisar di 100.000 jika dilakukan tindakan penanganan yang tepat. (ra/rt)

DISKUSI: