Pendeta Atallah Hanna Kecam Islamophobia di Prancis

0
80

Ramallah, LiputanIslam.com–Pendeta Palestina Atallah Hanna mengecam aksi-aksi Islamophobik di Prancis yang menggunakan lukisan dan kartun yang mendegradasi Nabi Muhammad saw.

Hanna merupakan seorang Uskup Agung Keuskupan Sebastia dari Gereja Ortodoks Yunani di Yerusalem.

Dalam sebuah wawancara dengan saluran TV Al-Mayadeen di Lebanon awal pekan ini, ia mengatakan bahwa pernyataan kebencian di Prancis bertujuan untuk melayani kebijakan “perpecahan dan penaklukan”. Ia pun mengecam segala bentuk “penghinaan saudara Muslim kita” di Prancis dan di tempat lain.

Selain itu, sang pendeta mengutuk sektarianisme dan menyerukan “persatuan di mana kita dapat mengalahkan semua konspirasi yang menargetkan kita”.

Pada hari Senin (26/10), Hanna menulis sebuah pernyataan di Facebook terkait isu ini.

“Umat Kristen Palestina adalah anak-anak Tanah Suci ini. Mereka berpegang teguh pada iman mereka, akar sejarah mereka, dan tradisi mereka, dan mereka adalah anggota Gereja pertama yang pesannya berasal dari Tanah Suci ini. Mereka akan terus menyampaikan pesan cinta, persaudaraan, dan perdamaian, serta menolak budaya benci, sektarianisme, dan kekerasan. Berdasarkan nilai-nilai Kristen kami dalam bentuk paling murni dari agama Kristen… kami mengutuk dan sepenuhnya menolak serangan apapun terhadap semua simbol agama manapun di dunia ini.

“Serangan terhadap saudara-saudara Muslim kita adalah sesuatu yang kami tolak dan kutuk… semua manusia berasal dari satu keluarga yang diciptakan oleh Tuhan di mana Dia tidak membeda-bedakan antara satu orang atau lainnya… Umat Kristen dan Muslim di Timur dan di Palestina harus menghadapi ujaran kebencian dengan memperkuat budaya persaudaraan dan kebersamaan dan kerja sama lebih dari sebelumnya untuk mengalahkan semua rencana konspirasi yang bertujuan untuk memecah belah kita dan menciptakan perselisihan di barisan kita. Karena kami mengutuk penyerangan semua simbol Kristen, kami juga menolak penyerangan terhadap simbol Islam apa pun,” tulisnya. (ra/PC)

DISKUSI: