Sumber: almanar.com

Teheran, LiputanIslam.com–Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, menghadiri prosesi penghormatan atas jenazah komandan Iran Qassem Soleimani yang terbunuh di Baghdad 3 Januari lalu. Dalam kesempatan upacara penghormatan yang berlangsung di Teheran (6/1) itu Haniyeh menyampaikan belasungkawa kepada Pemimpin Revolusi Islam di Iran, Sayyed Ali Khamenei serta pemerintah Iran dan kaum Muslimin.

Dalam orasinya, Ismail menyebut Soleimani, komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran yang tewas dalam serangan udara AS di Irak pada hari Jumat (3/1), sebagai “martir Yerusalem. “Kami datang ke sini hari ini untuk mengekspresikan perasaan tulus dan tulus kami kepada saudara yang kami kasihi dan komandan yang mati syahid,” kata Haniyeh pada acara yang berlangsung di Universitas Teheran tersebut.

Haniyeh bersumpah bahwa kelompok-kelompok pejuang Palestina termasuk Hamas akan mengikuti cara Soleimani “dalam menghadapi Zionis dan pengaruh Amerika”.
“Saya menyatakan bahwa perjuangan perlawanan di Palestina akan terus berlanjut. Perjuangan ini tidak akan melemah, tidak akan mundur,” kata Haniyeh.
Pemimpin Palestina ini juga memuji almarhum Qassem Soleimani sebagai martir Al-Quds yang telah memberikan pengorbanan besar untuk menjaga Palestina dan kubu perlawanan (muqawamah).

“Kami mengumumkan bahwa kejahatan kejam yang dilakukan oleh Amerika ini adalah bagian dari kriminal yang telah menyebabkan kejahatan di tanah suci Palestina,” ucap Haniyeh. (os/almanar)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*