Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup

0
76

Wellington, LiputanIslam.com–Pengadilan Selandia Baru menjatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat kepada pelaku penembakan masjid di Christchurch.

Ini merupakan hukuman paling berat yang pernah dijatuhkan di Selandia Baru setelah negara itu melarang hukuman mati.

Tersangka bernama Brenton Tarrant ini telah membunuh 51 jemaat masjid pada 15 Maret 2019. Selain didakwa dengan pasal pembunuhan, ia juga dituntut atas percobaan pembunuhan dan terorisme.

Dalam pembacaan vonis hukuman pada hari Kamis (27/8), Hakim Pengadilan Tinggi, Cameron Mander, menyebut kejahatan Tarrant sangat berat sehingga layak dijatuhi hukuman yang keras.

“Kejahatan Anda … begitu jahat sehingga bahkan jika Anda ditahan sampai Anda meninggal, itu tidak akan menghabiskan persyaratan hukuman dan kecaman,” tegas hakim.

“Sejauh yang saya lihat, Anda tidak memiliki empati terhadap para korban,” tambahnya.

Sebelumnya, keluarga korban penembakan masjid Christchurch  telah mendesak hakim untuk menjatuhkan hukuman paling keras terhadap pelaku.

“Dia tidak pantas mendapatkan hukuman penjara 17, 25 atau 30 tahun, tapi penjara seumur hidup sampai napas terakhirnya,” kata Hamimah Tuyan, istri salah satu korban kepada pengadilan pada hari Rabu.

Menyusul pembacaan vonis, Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengatakan hukuman seumur hidup itu memberinya rasa lega karena “[pelaku] tidak akan pernah melihat cahaya matahari lagi.” (ra/rt)

DISKUSI: