Pekerja Dermaga Italia Tolak Angkut Produk Ekspor Senjata ke Israel

0
1034

Roma, LiputanIslam.com–Pekerja dermaga Italia yang beroperasi di pelabuhan Livorno, Tuscany utara, berencana menolak mengangkut barang ekspor senjata setelah mereka mengetahui barang itu akan dikirimkan ke Israel.

Barang ekspor itu, beberapa diantaranya bahan peledak dan amunisi, ditujukan ke kota pelabuhan Ashdod, di Israel.

Dalam sebuah pernyataan, serikat pekerja Italia menegaskan akan menghentikan pengangkutan barang ekspor itu karena khawatir senjata tersebut akan dipakai untuk membunuh orang-orang Palestina yang tidak bersalah.

“Pekerjaan kami vital bagi kematian warga palestina, karena itulah kami menolak mengangkut barang ke kapal, kami tidak mau jadi bagian dari ketidakadilan, berperan atas genosida warga sipil Palestina. Kami melihat bahwa barang yg dikirim lewat pelabuhan itu berisi senjata. Dan ini sangat berbahaya bagi kami pekerja dan orang-orang yang tinggal di sekitar pelabuhan,” kata salah satu pekerja dermaga, Jose Nivoi, seperti dilansir dari Press TV.

Keputusan serikat dipicu oleh peringatan dari LSM bernama The Weapon Watch. LSM ini memonitor transfer senjata melalui pelabuhan Italia.

Menurut perwakilan dari The Weapon Watch, pergerakan ekspor-impor senjata yang transit melalui Italia merupakan perdagangan senjata ilegal yang memicu kekerasan, kekejaman, dan perang saudara di seluruh dunia.

LSM ini pun mendesak pemerintah Italia untuk mempertimbangkan penangguhan sebagian atau semua ekspor militer Italia ke Israel.

Baru-baru ini, pemerintah Roma pun menghentikan penjualan ribuan rudal ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab karena keterlibatan mereka dalam konflik Yaman.

 

DISKUSI: