PBB Rilis Daftar Perusahaan Terhubung dengan Pemukiman Israel

0
50

New York, LiputanIslam.com–Kantor HAM PBB merilis daftar perusahaan yang memiliki hubungan bisnis dengan pemukiman Israel di kawasan pendudukan Tepi Barat.

Daftar yang dirilis pada hari Rabu (12/2) itu berisi nama 112 perusahaan, termasuk 94 yang berbasis di Israel dan 18 lainnya di enam negara yang berbeda. PBB mengatakan, mereka punya alasan yang masuk akal untuk menyimpulkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut terhubung dengan pemukiman Israel.

“Saya sadar isu ini telah dan akan sangat kontroversial,” kata Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Michelle Bachelet. “Meskipun pemukiman seperti itu dianggap ilegal menurut hukum internasional, laporan ini tidak memberikan karakterisasi hukum dari kegiatan yang bersangkutan, atau keterlibatan perusahaan bisnis di dalamnya.”

Langkah ini dipuji oleh Menlu Palestina, Riyad al-Maliki, yang menyebutnya sebagai ‘kemenangan bagi hukum internasional’. Ia juga menyerukan negara-negara anggota PBB dan Dewan HAM PBB untuk “mengeluarkan rekomendasi dan instruksi kepada perusahaan-perusahaan ini untuk segera mengakhiri bisnis mereka dengan pemukiman.”

Sementara itu, publikasi ini dikecam oleh Tel Aviv. “Pengumuman dari Kantor Hak Asasi Manusia PBB tentang penerbitan ‘daftar hitam’ perusahaan adalah kapitulasi tekanan yang memalukan dari negara dan organisasi yang ingin menyakiti Israel. ”

Hingga kini, terdapat lebih dari 600.000 warga Israel tinggal di sekitar 230 permukiman sejak awal penjajahan Israel di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem al-Quds timur. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS: