Paus Fransiskus Prihatin atas Kondisi Iran di Bawah Sanksi AS

0
467

Vatican, LiputanIslam.com–Vatican menyuarakan rasa simpati terhadap rakyat Iran yang sedang berjuang melawan wabah Covid-19 di bawah sanksi dari AS.

Sebelumnya, Vatican menerima surat dari kepala Seminari Islam Iran, Alireza Arafi, yang ditujukan kepada pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus. Segera setelah itu, Menlu Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, pun langsung berbicara dengan para pejabat AS mengenai masalah penjatuhan sanksi.

Dalam surat itu yang beredar minggu lalu, Arafi menyatakan rasa prihatin Iran terhadap para korban COVID-19 dari “semua agama dan negara”. Ia pun mendesak adanya “kerja sama semua agama” untuk melawan pandemi ini. Selain itu, ia meminta Paus untuk bertindak terhadap sanksi AS yang mempersulit perjuangan Iran melawan dampak Covid-19.

Kardinal Parolin pun membalas surat itu. Ia menulis bahwa “Paus Fransiskus telah meminta kardinal untuk mengungkapkan rasa simpati rohaninya dengan orang-orang Iran” dan semua korban wabah atas namanya.

Kemudian, Kepausan juga menghubungi Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Kelly Craft, untuk memberi tahu mereka tentang keluhan Iran atas sanksi tersebut. Kepausan juga mendesak AS agar memberikan perhatian pada masalah ini. Namun, Kepausan tidak sampai mengutuk sanksi Washington terhadap Iran.

Sejumlah pemimpin, tokoh, dan kelompok internasional telah mengecam sanksi AS ini yang menghambat perjuangan Iran mengatasi serangan wabah corona. (ra/presstv)

 

DISKUSI: