Parlemen Israel Jegal Langkah Netanyahu Menuju Kursi Perdana Menteri

0
153

TelAviv,LiputanIslam.com-Komite Urusan Konstitusional di Parlemen Israel (Knessett) pada Minggu (26/6) mengesahkan sebuah konstitusi, yang membuat para legislator yang secara resmi jadi tersangka kriminal tidak bisa membentuk Kabinet.

Benyamin Netanyahu, yang merupakan saingan utama Kabinet Aliansi Naftali Bennett-Yair Lapid, saat ini menjadi tersangka dalam 3 kasus korupsi.

Setelah dilakukannya pengambilan suara soal pembubaran Knessett, Kantor PM Israel telah memulai penjelasan berbagai isu penting politik-keamanan kepada Lapid, demi mempersiapkan dirinya untuk mengemban jabatan PM Israel.

Russia Today mengabarkan, pembacaan terakhir aturan pembubaran Knessett akan dilakukan maksimal Senin atau Selasa. Langkah ini diambil demi menutup jalan bagi mantan PM Israel Netanyahu untuk bisa membentuk kabinet alternatif.

Sebelum kini, Netanyahu mengakui tak akan membiarkan Partai Arab Bersatu pimpinan Mansour Abbas bergabung dalam aliansi Kabinet yang akan dibentuknya. Ia menyebut para legislator Arab Palestina di partai ini sebagai antisemit dan pendukung terorisme.

Meski demikian, sebagian legislator Zionis juga menghadang upaya Netanyahu membentuk Kabinet alternatif, alih-alih melangsungkan Pemilu dini. Ketua Partai Harapan Baru, Gideon Sa’ar menyatakan dukungannya untuk konstitusi yang mencegah kembalinya Netanyahu ke kursi kekuasaan. (af/fars)

DISKUSI: