Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Pangeran Saudi ini Sakit Hati pada Obama

Published 23/04/2016 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

pangeran faisalRiyadh, LiputanIslam.com — Mantan Kepala Intelejen Kerajaan Arab Saudi Pangeran Turki Al Faisal menyatakan bahwa hubungan Saudi dengan AS telah berubah untuk selamanya, meskipun presidennya berganti kelak.

“Yang harus dilakukan adalah kalibrasi ulang hubungan antara Saudi dan AS. Seberapa jauh kita bisa tergantung pada AS? Seberapa banyak kita bisa mengandalkan kepemimpinan AS? Lalu, apa manfaat yang kita dapat dengan bekerjasama,” tukas dia, kepada CNN seperti yang dikutip Press TV (22/4/2016).

Faisal mengritik pernyataan Senator AS, Richard Blumenthal bahwa harga minyak yang rendah dan produksi domestik yang tinggi akan mengurangi ketergantungan AS pada minyak Saudi. Menurut Faisal, pernyataan senator tersebut merupakan penghinaan terhadap kerajaan.

“Saya selalu berpikir bahwa AS dan Saudi tulus bersama-sama dan bekerja sama. Jika Anda mengubah arah, Anda tidak perlu menghina,” kritiknya.

Faisal juga menyoroti ucapan Presiden AS Barack Obama yang menyebut Riyadh sebagai “free rider” atau penumpang gelap dalan implementasi kebijakan AS di kawasan. “Secara pribadi, hal ini membuat saya merasa terluka,” terang Faisal.

Baca: Di Balik Kunjungan Obama ke Saudi

Saat ini, Faisal tidak memegang posisi resmi dalam rezim Saudi, tetapi pandangan yang ia kemukakan dinilai mewakili pandangan dari pejabat senior di kerajaan.

Pernyataannya ini disampaikan tak lama setelah Obama berkunjung ke Arab Saudi untuk menemui Raja Salman dan pemimpin Arab lainnya di Riyadh, namun menurut laporan, ia mendapatkan sambutan yang dingin dan memalukan, meskipun Obama menegaskan bahwa ia masih sekutu dan akan tetap mendukung Saudi.

Hubungan AS-Saudi sendiri memang mulai renggang. Penyebabnya antara lain adalah kegagalan AS menggulingkan pemerintah Suriah, keberhasilan perundingan nuklir Iran, dan peluang Kongres meloloskan “bill 9/11” yang memungkinkan korban terorisme 9/11 untuk menuntut Saudi. Tak heran, Saudi mengancam akan menjual asetnya di AS senilai 750 miliar dolar. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account