Pakar Palestina: Israel Tak Lagi Aman

0
112

Gaza,LiputanIslam.com-Dalam respons terhadap tembakan rudal ke Askelon dari Jalur Gaza pada Jumat dan serangan udara Israel ke Gaza pada Sabtu kemarin, pakar masalah Zionis, Hasan Lafi mengatakan, ”Kejadian-kejadian pada pagi hari ini di Gaza menunjukkan bahwa upaya untuk mengontrol Gaza dan menjauhkannya dari dinamika front-front operasional lain, terutama Tepi Barat dan kamp pengungsi Jenin, telah berakhir. Begitu pula apa yang disebut Israel sebagai ‘era ketenangan.’”

Lafi menyatakan bahwa kedamaian yang berlaku setelah seremoni Zionis bernama Pawai Bendera telah memudar sedikit demi sedikit. Menurutnya, perkembangan pada Sabtu kemarin adalah awal penyatuan semua front di Palestina. Oleh karena itu, kejadian-kejadian Jenin, Quds, dan Tanah Pendudukan akan berpengaruh kepada Gaza. Tel Aviv tidak akan sanggup lagi memusatkan tekanannya hanya kepada satu front Palestina.

Lafi menambahkan, penembakan rudal dari Gaza menunjukkan bahwa kubu Resistansi Palestina memiliki sikap terkait persatuan front-front operasional, yang tak akan ditinggalkan olehnya. Oleh karena itu, Gaza akan terjun ke lapangan kapan saja sesuai evaluasinya.

Sehubungan dengan serangan udara Israel ke Gaza, Jubir Hamas, Hazim Qasim mengatakan, ”Pembombardiran Gaza oleh Rezim Zionis adalah bentuk kelanjutan agresi terhadap seluruh tanah Palestina di Quds, Tanah Pendudukan, dan Tepi Barat. Yang terakhir adalah teror terhadap 3 pejuang Palestina di Jenin.”

“Dengan agresi ini, Rezim Zionis secara sia-sia berusaha menghentikan kebangkitan revolusioner di seluruh Palestina. Kubu Resistansi akan selalu menjadi tameng serta pedang pelindung bagi warga Palestina di setiap tempat yang akan menebas musuh. Dengan adanya agresi ini, kami akan melanjutkan perjuangan dan pertempuran absah terhadap Penjajah hingga terwujudnya kebebasan dan kemerdekaan bangsa kami,” tandas Qasim. (af/fars)

DISKUSI: