Otoritas Kependudukan Israel Tangkap 250 Orang Palestina, Termasuk 54 Anak-anak

0
368

Sumber foto: the Palestina information center

Tel Aviv,LiputanIslam.com—Pasukan kependudukan Israel terus melanjutkan agresinya dan menangkapi ratusan warga Palestina. Meski tengah dilanda virus pandemi Covid-19, pada Maret lalu, otoritas Israel menangkap 250 orang Palestina, 54 di antaranya masih anak-anak.

Menurut laporan Middle East Monitor (Memo) pada Jum’at (3/4), penjara-penjara Israel telah sesak sejak bulan lalu akibat masifnya penangkapan terhadap orang-orang Palestina. Saat negara-negara lain membebaskan para tahanan untuk mengurangi resiko penyebaran virus Corona di penjara, rezim Israel justru memenuhi penjara-penjaranya dengan orang-orang Palestina.

Baca juga: Pertahanan Udara Suriah Rontokkan Rudal Israel di Angkasa Homs

Rezim Israel tak peduli dengan segala resiko yang mungki dihadapi oleh para tahanan di tengah berkecamuknya wabah Corona.

Bulan lalu, pasukan kependudukan dilaporkan telah menangkap delapan warga sipil di Jalur Gaza, tiga di antaranya adalah pedagang yang sedang melintas dan lima lainnya adalah pemuda yang sedang melintasi Jalur Gaza.

Rezim kependudukan terus menargetkan sejumlah perempuan Palestina. Dari 54 kasus penangkapan, enam di antaranya adalah perempuan.(fd/Memo)

DISKUSI: