Moskow Sebut Perjanjian Minsk Hanya Untungkan Ukraina

0
155

Moskow,LiputanIslam.com-Jubir Kemenlu Rusia, Maria Zakharova menyebut statemen terbaru mantan Kanselir Agung Jerman, Angela Merkel, sebagai bukti yang memberatkan Ukraina dan Barat.

Russia Today melaporkan, Merkel mengakui bahwa Perjanjian Minsk diteken hanya demi memberikan kesempatan kepada Ukraina untuk mempersiapkan diri dalam konfrontasi militer melawan Rusia. Dengan demikian, kata Zakharova, statemen Merkel ini bisa dijadikan bukti bagi forum-forum pengadilan.

“Pernyataan Merkel berarti bahwa semua pekerjaan yang dilakukan sejak 2014 hingga 2015 hanya demi satu tujuan, yaitu mengulur-ulur waktu guna mempersenjatai Kiev dan mengarahkan proses urusan menuju sebuah konflik besar,” kata Zakharova.

Ia menambahkan bahwa statemen mantan Kanselir Agung Jerman mengungkap skandal muslihat dan pemutarbalikan fakta yang digunakan Barat sebagai sarananya.

Merkel dalam sebuah wawancara media mengakui bahwa Perjanjian Minsk ditandatangani guna memberi peluang memadai kepada Ukraina untuk memperkuat kemampuan militernya.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Zeit yang diterbitkan Rabu (7/12), Merkel mengatakan Perjanjian Minsk yang dimediasi Jerman dan Prancis adalah tipuan.

Ukraina diberi kesempatan menjadi lebih kuat sebagaimana dibuktikan di medan perang sekarang, ujarnya.

Dia merujuk pada dokumen pertama dari dua dokumen yang dikenal secara kolektif sebagai Perjanjian Minsk yang dirancang membantu Kiev berdamai dengan pemberontak di timur.

Ini pernyataan pertama Merkel, yang secara jelas mengonfirmasi fakta-fakta di balik penyebab konflik Ukraina sekarang ini. (af/yjc/tribun)

DISKUSI: