Morales Dilarang Ikuti Pemilu Mendatang Bolivia

0
81

LaPaz,LiputanIslam.com-Presiden interim Bolivia pada hari Kamis (14/11) menyatakan, mantan presiden negara ini akan dilarang mengikuti pemilu yang akan datang.

Jeanine Anez, yang pada hari Selasa lalu mendeklarasikan diri sebagai presiden interim Bolivia, mengklaim bahwa Evo Morales tak punya kelayakan guna mengikuti pilpres untuk keempat kalinya.

“Morales tidak layak mencalonkan diri sebagai presiden untuk kali keempat. Gara-gara perbuatannya, Bolivia sekarang dilanda kerusuhan dan warga turun ke jalan untuk berdemo,”ujar Anez di hadapan jurnalis.

Baca: Presiden Libanon: Blokade Terhadap Hizbullah adalah Blokade atas Seluruh Bangsa Libanon

Anes mengatakan, partai Morales, yaitu Gerakan Sosialisme, bisa merekomendasikan kandidat lain untuk pilpres. Saat ini, partai Morales memiliki mayoritas kursi di kongres Bolivia.

Anez tidak menyebutkan tanggal penyelenggaraan pilpres secara spesifik. Namun berdasarkan konstitusi Bolivia, presiden interim harus mengadakan pemilu maksimal 90 hari setelah menempati jabatannya.

Sebelum ini, Morales dinyatakan komisi pemilu Bolivia sebagai pemenang dalam pilpres pada Oktober lalu. Namun dia terpaksa mengundurkan diri pada Minggu (10/11) menyusul terjadinya demo para penentangnya dan tuduhan kecurangan yang dialamatkan kepada dirinya.

Kuba dan Venezuela menyebut tekanan atas Morales untuk mundur sebagai bentuk kudeta atasnya. Dua negara ini meminta agar masyarakat internasional mendukung presiden terpilih Bolivia.

Morales memperoleh 47 suara pada pilpres Oktober lalu, sedangkan rivalnya, Carlos Mesa, mendapatkan 36 persen suara. (af/alalam/fars)

DISKUSI: