Menteri Yaman: Saudi Menjarah 48 Juta Barel Minyak Yaman

0
97

Sana’a, LiputanIslam.com–Menteri Perminyakan dan Mineral Yaman mengatakan bahwa Arab Saudi dan sekutunya telah menjarah sekitar 48 juta barel minyak mentah Yaman selama beberapa tahun terakhir.

Menurut Menteri Ahmed Daress, 18 juta barel dijarah selama 2018, dan 29,5 juta lainnya pada 2019. Demikian laporan dari kantor berita al-Masirah. Ia memperkirakan nilai penjarahan minyak pada tahun 2018 sebanyak $1,25 miliar.

Arab Saudi bersama UAE telah melancarkan agresi militer atas Yaman untuk mengembalikan kekuasaan mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi.

Menteri Daress menyayangkan penjarahan ini sebab rakyat Yaman sangat membutuhkan bahan bakar dan minyak di tengah blokade Saudi. Menurutnya, pemerintah Yaman mampu membayar gaji semua pegawai negeri sipil jika minyaknya tidak dicuri.

“Kami hanya bisa berjuang untuk mematahkan blokade dan menekan pasukan agresi agar mengirim minyak ke Yaman,” lanjutnya.

Sementara itu, wakil direktur jenderal sektor darurat dan ambulans di Kementerian Kesehatan Yaman, Abdulkarim al-Nahari, pada hari Sabtu (25/7) memperingatkan bahwa sekitar 500 pasien akan kehilangan nyawa dalam sehari jika rumah sakit berhenti beroperasi karena kekurangan bahan bakar. (ra/presstv)



DISKUSI: