Menlu Suriah Sebut Damaskus Beruntung Miliki Sekutu seperti Iran

0
111

Damaskus,LiputanIslam.com-Dalam konferensi pers usai bertemu Menlu Iran, Menlu Suriah Faisal Miqdad menyatakan, Pertemuan ini diadakan setelah serangkaian perkembangan baru di Kawasan dan kedua negara, juga munculnya tantangan-tantangan dari Rezim Zionis dan negara-negara Barat, terutama AS.

“Hubungan Damaskus-Teheran strategis dan kita akan menyaksikan kian eratnya hubungan ini dalam hari-hari ke depan. Kami bertemu guna membuat sebuah rel baru untuk hubungan Iran dan Suriah,”kata Miqdad, dilaporkan oleh al-Akhbariyah.

“Bayangkan apa yang terjadi andai Suriah tidak punya negara sekutu seperti Republik Islam Iran. Kami akan mengkaji jalur-jalur perluasan hubungan ekonomi, perdagangan, dan meningkatkan kerja sama di semua bidang, agar kami bisa menghadapi sanksi-sanksi ilegal dan kejam dari Barat atas kedua negara.”

Terkait dengan hubungan Damaskus-Ankara, Miqdad menyatakan bahwa segala bentuk pertemuan kedua negara harus didasari penghormatan terhadap kedaulatan Suriah.

“Kami berterima kasih atas upaya-upaya Iran untuk memulihkan hubungan Turki dan Suriah. Iran juga mendukung hak dan prinsip yang dipegangnya dengan teguh dalam kebijakan-kebijakannya,” kata Miqdad.

“Kami bersama Iran mendukung bangsa Palestina. Apa yang dilakukan Israel di Tanah Pendudukan adalah kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.”

Menurutnya, Rezim Zionis tahu bahwa Suriah akan membalas agresi-agresinya di waktu yang tepat. Miqdad juga mengungkit penjarahan minyak Suriah oleh AS dan berkata, ”Penjarahan sumber-sumber minyak dan pertanian kami oleh AS telah menghalangi pemenuhan kebutuhan-kebutuhan rakyat Suriah.” (af/fars)

DISKUSI: