Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Menlu Australia: Al-Assad Harus Tetap Dipertahankan

Published 28/02/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Canberra,LiputanIslam.com-Australia merubah sikapnya terkait solusi untuk mengakhiri krisis Suriah. Julie Bishop, Menlu Australia, menyatakan, Bashar al-Assad harus menjadi bagian dari solusi politik untuk mengakhiri konflik Suriah.

IRNA melaporkan, pernyataan ini disampaikan Bishop bersamaan dengan dimulainya perundingan damai Suriah di Jenewa, Swiss. Sebagaimana perundingan-perundingan lalu di Jenewa dan dua perundingan di Astana, Khazakstan, belum ada hasil jelas yang bisa dibayangkan dari pertemuan Jenewa yang dimulai Kamis (23/2) lalu.

Menurut channel SBS, sebelum ini Australia selalu menentang al-Assad. Di masa pemerintahan Obama, Canberra berpendirian bahwa al-Assad harus lengser agar kedamaian bisa kembali ke Suriah.

Namun, setelah bertemu dengan para pejabat kabinet Trump, Menlu Australia mengumumkan perubahan sikapnya terkait Suriah.

Ketua Bidang Diplomasi Australia saat berada di London pekan lalu mengatakan,”Kendati al-Assad melakukan sejumlah kesalahan, tapi tidak ada opsi lain kecuali mempertahankannya untuk periode transisi di Suriah.”

“Jelas bahwa al-Assad adalah bagian dari periode transisi Suriah. Syarat lengsernya al-Assad sempat dikemukakan selama beberapa waktu, tapi kini mayoritas negara telah mengabaikan syarat ini. Ada keyakinan bahwa dia didukung Rusia dan harus menjadi bagian dari periode transisi di Suriah,”ungkapnya.

Menurut Bishop, syarat lengsernya al-Assad hanya menjadi sebab tertundanya perundingan untuk mencari solusi politik Suriah.

Perubahan sikap ini membuat Canberra berlawanan dengan London, karena Theresa May, PM Inggris, masih bersikeras bahwa al-Assad bukan bagian dari solusi untuk Suriah.

Perubahan sikap Australia ini juga bisa disebut mengikuti PBB, karena banyak diplomat yang khawatir bahwa pelengseran al-Assad bisa menyebabkan kosongnya kursi kekuasaan di Suriah sebagaimana terjadi di Libya.

Delegasi pemerintah Suriah di Jenewa menyatakan, mereka akan menggunakan setiap peluang dialog untuk melindung rakyat Suriah dan menghentikan pertumpahan darah.

Dalam beberapa perundingan di Jenewa dan Astana sejauh ini, pihak oposisi menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki kendali sendiri. Mereka hanyalah pion di tangan negara-negara seperti Turki, Qatar, Saudi, dan AS.

Pihak oposisi yang kini berada di Jenewa bukanlah bagian besar dari kelompok bersenjata di Suriah. Ini menunjukkan bahwa dialog langsung delegasi pemerintah Suriah dengan pihak oposisi tidak banyak membuahkan hasil. Sebab, dua kelompok utama di Suriah, yaitu ISIS dan Jaish al-Fath (al-Nusra) serta sejumlah kelompok lain hingga kini tidak bersedia hadir dalam dialog. Bahkan mereka mengkafirkan dan memboikot kelompok-kelompok lain yang bersedia berunding dengan pemerintah Suriah. (af/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account