Media Saudi Akui Iran Mampu Redam Efek Sanksi

0
46

Riyadh,LiputanIslam.com-Sebuah harian Saudi menilai, Iran sedang dalam proses menciptakan sebuah ekonomi kebal sanksi, menyusul berkurangnya dampak-dampak sanksi Washington atas Teheran secara bertahap.

“Dahulu, sanksi-sanksi atas Iran sangat berpengaruh. Namun perkembangan terbaru menunjukkan bahwa sanksi-sanksi Washington tidak begitu efektif untuk membendung Iran”, tulis ArabNews.

“Sebelum tahun 2015, yaitu ditekennya kesepakatan nuklir (JCPOA), sanksi-sanksi atas Republik Islam Iran efektif karena beberapa alasan. Yang pertama, karena AS mampu meyakinkan Rusia dan China untuk menekan Iran”.

“Hal ini membuat 5 anggota tetap Dewan Keamanan sama-sama sepakat dan memberi mereka keleluasaan untuk mengesahkan sejumlah resolusi sanksi atas Iran”.

“Namun tampaknya sekarang muncul sebuah celah besar di tengah kekuatan-kekuatan besar dunia, yang menyebabkan AS, Inggris, dan Prancis berada di satu sisi, sementara Rusia dan China berada di sisi lain”.

ArabNews lalu mengungkit kegagalan Pemerintahan Donald Trump dalam memperpanjang masa pelarangan senjata Iran. Media Saudi menyebutnya sebagai salah satu contoh celah di tengah masyarakat internasional dalam menghadapi Teheran.

Menurut ArabNews, Iran menggunakan kesempatan munculnya celah global ini untuk membuat kesepakatan-kesepakatan jangka panjang dengan para konsumen minyaknya.

“Secara singkat, seiring berlalunya waktu, sanksi-sanksi AS atas Iran semakin tidak efektif. Sebab, para pemimpin Iran tengah menciptakan sebuah ekonomi kebal sanksi dengan cara memperkuat hubungan dengan negara-negara seperti China dan Venezuela, sehingga yakin minyak Iran bisa dijual”, pungkas ArabNews. (af/fars)

DISKUSI: