Media-media Zionis: Warga Arab di Piala Dunia Jauhi Kami dan Tolak Normalisasi

0
116

TelAviv,LiputanIslam.com-Media-media Israel pada Selasa (22/11) melaporkan, para suporter sepakbola Arab di Piala Dunia Qatar 2022 menghindari media-media Ibrani serta menentang normalisasi.

Situs i24 dan sejumlah kanal Israel lain mengatakan kepada Reuters, orang-orang Arab yang hendak diwawancarai membelakangi mereka atau menolak wawancara. Para suporter Arab juga meneriakkan nama Palestina atau melilitkan bendera Palestina di bahu-bahu mereka.

Media-media Zionis ini menyatakan,”Para suporter Arab menjauhi para jurnalis Israel. Tindakan ini bisa menjadi tantangan terpendam dalam proses menghangatnya hubungan negara-negara Teluk (Persia) dengan Tel Aviv.”

Klip-klip yang menunjukkan keengganan para suporter Arab diwawancarai media Israel tersebar di medsos dengan berbagai judul, seperti “boikot atas media-media Israel” dan “pengabaian kepada para jurnalis Israel”.

Sebelum ini, seorang pemuda Qatar bernama Muhsin bin Umar al-Mari menolak diwawancarai oleh televisi Rezim Zionis.

Ketika presenter televisi Israel itu meminta untuk mewawancarai Muhsin, awalnya dia menyambut baik dan meminta waktu sejenak untuk mempersiapkan diri. Kemudian dia bertanya kanal mana yang hendak mewawancarainya. Ketika presenter itu menjawab “televisi Israel”, Muhsin terkesiap. Presenter itu bertanya,”Apa ada masalah?” Pemuda itu menjawab, ”Ya, saya tidak mau diwawancarai Anda.”

Setelah klipnya viral dan mendapat sambutan hangat netizen, Muhsin mengunggah video dan menegaskan sikapnya tersebut.

“Reaksi saya adalah reaksi setiap Muslim Arab yang menghormati agama dan negerinya; Muslim yang mempertahankan sikapnya dalam (membela) masalah Palestina,” kata Muhsin.

“Sikap kita sebagai masyarakat Arab dan Islam tetap teguh dan tak akan berubah dalam masalah Palestina.”

Ia juga meminta dari semua pemuda Arab dan Muslim untuk mencari tahu identitas dan tujuan pewawancara sebelum melakukan pertemuan atau wawancara dengan televisi atau media. (af/fars/alalam)

DISKUSI: