Washington,LiputanIslam.com-Kesulitan terus mendera Donald Trump dari hari ke hari. Kini terbetik kabar bahwa Mike Pompeo (menlu AS) juga hadir saat Trump menelepon Volodymyr Zelensky (presiden Ukraina). Skandal ini kini dikenal dengan sebutan “UkraineGate”.

Berdasarkan kutipan Wall Street Journal dari seorang pejabat senior kemenlu AS, Pompeo adalah salah satu pejabat yang mendengarkan pembicaraan Trump-Zelensky via telepon pada 25 Juli lalu. Pompeo mengetahui bahwa Trump meminta Zelensky menekan Joe Biden, kandidat presiden dari Demokrat untuk pilpres 2020.

Sekira dua pekan lalu, seorang pejabat keamanan AS mengadukan Trump ke pengadilan federal negara tersebut. Dalam surat pengaduan itu, Trump dituding telah menekan presiden Ukraina untuk memberikan info terkait putra Biden. Tujuannya adalah untuk mendiskreditkan rivalnya itu. Sebagai imbalan, Trump berjanji akan memberikan dukungan militer kepada Ukraina. Saat itu, nama Pompeo belum disebut-sebut dalam kasus kontak telepon Trump-Zelensky.

Trump meminta Zelensky untuk menyelidiki kemungkinan korupsi yang dilakukan anak Biden. Anak Biden itu bekerja di sebuah perusahaan energi di Ukraina. Menurut laporan BBC, Trump menjanjikan tambahan bantuan militer untuk Kiev jika permintaannya dipenuhi.

Pasca tersiarnya pembicaraan telepon itu, majelis perwakilan AS memulai proses interpelasi atas Trump. Permintaan Trump agar Zelensky memberinya bantuan politis akan menjadi topik utama interpelasi. (af/alalam)

Baca Juga:

Komandan IRGC: Penghancuran Israel Bukan Lagi Impian, Melainkan Tujuan yang Bisa Dicapai

AS Tinggalkan Pangkalannya di Qatar, Takut kepada Siapa?

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*