Maduro: Sanksi atas Iran dan Venezuela Rugikan Rakyat Negara-negara Barat

0
107

Caracas,LiputanIslam.com-Presiden Venezuela mengkritik sanksi-sanksi AS-Eropa terhadap industri minyak Iran dan Venezuela. Meski demikian, Nicolas Maduro menyatakan bahwa negaranya siap menyambut korporasi-korporasi Prancis.

El Nuevo Herald melaporkan, Maduro menyambut baik permintaan Presiden Prancis yang diutarakan Senin lalu. Emmanuel Macron meminta agar Caracas memberikan variasi kepada sumber-sumber pemasok minyak di pasar dengan keberadaan Iran dan Venezuela.

El Nuevo Herald melaporkan, Prancis mendukung dilakukannya perundingan yang akan mengembalikan Iran dan Venezuela ke pasar minyak, sebagai bentuk upaya mengatasi krisis energi global.

Presiden Venezuela menyatakan, negaranya masih eksis di pasar minyak kendati adanya gangguan dan aksi-aksi sepihak atas industri minyak Venezuela. Maduro menegaskan bahwa negaranya siap untuk kembali bergabung dengan pasar minyak di sejumlah negara Eropa.

Ia mengkritik sanksi-sanksi Washington atas Teheran dan Caracas serta mengatakan, justru AS dan Eropa-lah yang telah membuat rugi rakyat mereka, juga negara-negara lain, lantaran tidak bisa memperoleh minyak Iran dan Venezuela.

Reuters pada hari Senin lalu melaporkan, Prancis ingin Teheran dan Caracas bergabung kembali ke pasar minyak demi mengurangi dampak Rusia yang menahan pasokan energi sehingga menyebabkan harga minyak melambung.

Akibat sanksi-sanksi Barat atas Rusia, termasuk atas sektor energinya, harga minyak dan bensin melambung tinggi di negara-negara Barat, terutama Eropa, yang sangat bergantung kepada energi Negeri Beruang Merah. Negara-negara ini pun kesulitan memenuhi kebutuhan energi mereka. (af/fars)

DISKUSI: