Legislator Irlandia Kecam Kebijakan AS dan Uni Eropa di Timteng

0
118

Starsbourg,LiputanIslam.com-Anggota Parlemen Eropa dari Irlandia, Clare Daly melalui akun Twitter-nya mengkritik pedas kebijakan AS dan Uni Eropa di Timteng.

“Setelah kekeliruan AS dan Eropa di Timteng selama beberapa dekade, termasuk keterlibatan dalam tindakan terorisme, kudeta, invasi, dan perang-perang proksi yang hanya mendatangkan kesengsaraan dan bencana, sekarang Uni Eropa mencuci tangan dan mengelus kepada Timteng. Apakah kalian bercanda?”cuit Daly.

Sebelumnya, rekan senegara Daly, Mick Wallace, juga mengungkap kebohongan dan propaganda negatif media serta para pemimpin negara-negara Barat terhadap Iran, juga dukungan mereka terhadap kerusuhan di Negeri Mullah.

Wallace pada Kamis dini hari membagikan sebagian dari pidatonya di rapat Parlemen Eropa. Ia mengatakan, ”Pekan lalu, sejumlah anggota Parlemen Eropa, anggota Layanan Luar Negeri Eropa, bahkan sebagian pemimpin dunia telah melontarkan informasi keliru tentang Iran. Mereka mengklaim, Pemerintah Iran berencana menghukum mati 15 ribu pemrotes.”

Dia lalu mengecam PM Kanada, Justin Trudeau dan membongkar dusta-dustanya. Wallace berkata, ”Ketika kebohongan (isu hukuman mati 15 ribu pemrotes) ini terungkap, PM Kanada menghapus cuitannya, tapi tidak meminta maaf sama sekali.”

Ia lalu mengungkap realita kerusuhan di Iran dengan mengatakan, ”Banyak kekerasan dan pembunuhan dilakukan oleh sejumlah pemrotes. Ada banyak kerusakan dan kerugian (yang menimpa properti publik), sesuatu yang tidak akan dibiarkan begitu saja di tempat mana pun.”

Legislator Irlandia ini juga mengutip pengakuan mantan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton, yang membenarkan bahwa para perusuh di Iran memperoleh senjata melalui jalur Kurdistan Irak.

“Iran menjadi target serangan. Serangan media juga sangat dahsyat,” tegasnya. (af/fars/alalam)

DISKUSI: