Lebanon Tak Bisa Tolak Tawaran Minyak Iran

0
324

Beirut,LiputanIslam.com-Menteri Energi Lebanon, Walid Fayyadh mengatakan, AS melalui wakilnya, Amos Hochstein, telah mengajukan tawaran baru kepada para pejabat Lebanon.

El-Nashra melaporkan, Fayyadh berkata bahwa Hochstein mengklaim proposalnya untuk Lebanon baru dan positif. Mediator AS ini juga membantah rumor soal penggalian bersama yang dilakukan Lebanon dan Rezim Zionis.

“Bank Dunia telah menentukan 2 syarat untuk Lebanon: penambahan tarif dan dimulainya tindakan untuk menentukan lembaga pengawas,”kata Menteri Energi Lebanon.

Menurut Fayyadh, ia juga berbicara dengan Utusan AS terkait impor minyak dari Iran. Ia mengatakan,”Saya katakan terang-terangan kepadanya bahwa saya mendukung pasokan listrik untuk rakyat Lebanon. Jika sudah jelas bahwa tawaran ini resmi dan serius, saya tidak bisa menolak bantuan apa pun dalam hal ini.”

Menteri Energi Lebanon menambahkan, Hochstein memberitahunya bahwa ia akan berunding dengan Bank Dunia soal syarat-syarat pelaksanaan proposal pasokan listrik.

Hochstein, yang merupakan Penasihat Senior AS untuk urusan keamanan energi dunia, beberapa waktu lalu juga menemui Presiden Lebanon Michel Aoun dan berdialog dengannya.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Dubes AS Dorothy Shea tersebut, poros dan agenda dialog itu adalah menindaklanjuti perundingan tak langsung Beirut dengan Tel Aviv terkait penentuan perbatasan laut.

Dalam pertemuan dengan Fayyadh, Hochstein juga bicara soal listrik Lebanon. Ia pun kembali mengulang tawaran AS untuk memasok listrik dari Mesir dan Yordania. (af/fars)

DISKUSI: