Lebanon Sebut Peluang Terwujudnya ‘Kesepakatan Historis’ dengan Israel

0
170

Beirut,LiputanIslam.com-Lebanon dikabarkan telah menerima draf final kesepakatan penentuan perbatasan maritim dengan Israel.

Hal ini diungkap oleh Ilyas Boushaab, yang mewakili Lebanon dalam perundingan penentuan perbatasan maritim yang dimediasi oleh AS tersebut. Menurutnya, semua tuntutan Lebanon telah tertuang dalam draf final itu, yang disebutnya bisa membuahkan sebuah kesepakatan historis.

“Jika semua berjalan sesuai rencana, upaya-upaya (mediator AS) Amos Hochstein mungkin akan menghasilkan sebuah kesepakatan bersejarah,” kata Boushaab saat diwawancarai Reuters, beberapa saat setelah menerima draf final kesepakatan penentuan perbatasan maritim.

“Beberapa menit lalu, kami telah menerima draf final ini. Lebanon merasa bahwa semua tuntutannya telah diperhatikan dalam draf tersebut. Kami yakin bahwa pihak Israel juga mesti memiliki perasaan serupa,” imbuhnya.

Meski begitu, sejumlah sumber di Istana Kepresidenan Lebanon memberi tahu al-Arabi al-Jadid bahwa Presiden Michel Aoun masih mengkaji isi draf itu dengan seksama.

Hingga berita ini diturunkan, Tel Aviv belum mengemukakan pandangan resminya terkait draf final tersebut.

Sebelumnya pada pekan lalu, Tel Aviv pada saat terakhir menolak perubahan yang diajukan Lebanon untuk draf yang diajukan mediaotor AS. Penolakan ini membuat upaya diplomatik selama beberapa tahun dalam masalah ini kembali diselimuti ketidakpastian.

Perubahan terpenting yang diinginkan Lebanon dalam draf itu berhubungan dengan diakuinya jalur kapal laut sebagai perbatasan internasional. Namun Otoritas Israel mengklaim, jalur itu adalah “kepentingan keamanan utama bagi Israel dan penting bagi Tel Aviv untuk mempertahankan jalur itu demi alasan keamanan.” (af/fars)

DISKUSI: