Lavrov: Mencari Pengganti JCPOA adalah Tindakan Gegabah

0
141

Moskow,LiputanIslam.com-Menlu Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa kesepakatan nuklir Iran (JCPOA) tidak memiliki alternatif lain. Segala bentuk spekulasi tentang program alternatif untuk JCPOA, alih-alih menghidupkannya kembali, dinilainya sebagai tindakan gegabah yang akan memicu gesekan.

“Pengalaman menunjukkan bahwa JCPOA tidak memiliki pengganti logis. Kami menganggap gegabah spekulasi tentang Plan B atau alternatif-alternatif yang tidak bisa diterima selainnya. Hal ini akan meningkatkan tensi, persaingan persenjataan, dan konfrontasi nyata yang memiliki konsekuensi-konsekuensi berat,” tegas Lavrov saat diwawancarai RIA Novosti.

“Untuk normalisasi situasi dalam jangka panjang terkait Iran, Rusia sebelum ini telah mengajukan konsep garansi keamanan kolektif di kawasan Teluk Persia, yang saat ini tengah dikaji di negara-negara sekitar Teluk Persia,” imbuhnya.

Menurut Menlu Rusia, menghidupkan kembali JCPOA tidak akan mendatangkan konsekuensi berat. Di lain pihak, mencari pengganti JCPOA justru akan meningkatkan ketegangan dan memicu perlombaan persenjataan.

Lavrov menegaskan bahwa Barat-lah yang selalu berkoar “segalanya sudah hilang”. Ia menyatakan, ”Mereka kembali berusaha menakut-nakuti dunia atas ancaman Iran. Benar, mereka tidak ingin mengingat bahwa JCPOA berfungsi dengan baik, sebelum AS secara mendadak memutuskan untuk keluar secara sepihak darinya. Izinkan saya ingatkan bahwa AS pada Mei 2018 telah melanggar komitmennya.”

“Dari sudut pandang teknis, perundingan untuk memulai kembali kesepakatan bersejarah ini telah sampai ke tahap yang menjelaskan segala sikap utama. Waktu untuk mengambil keputusan yang bertanggung jawab telah tiba dan Moskow sudah siap untuk dinamika seperti ini.” (af/yjc)

DISKUSI: