Lapid Disebut Gentar oleh Ancaman Sekjen Hizbullah

0
119

Beirut,LiputanIslam.com-Mantan diplomat Israel menilai bahwa ancaman-ancaman tegas Sekjen Hizbullah telah menciutkan nyali PM Israel Yair Lapid.

Menurut laporan Kanal 7 Israel, Danny Danon menyatakan bahwa Lapid telah tunduk dalam masalah eksplorasi gas alam di Laut Mediterania dan penentuan perbatasan bahari dengan Lebanon.

“Segala hal terkait kesepakatan penentuan perbatasan antara Lebanon dan Israel dilakukan secara diam-diam tanpa melalui pembahasan di Knessett atau Pemerintah,” kata Danon.

Mantan utusan Israel di PBB ini menambahkan, Lapid tidak punya kemampuan dan pengalaman untuk memanajemen perundingan semacam ini dengan Lebanon.

Menurut Danon, Tel Aviv meyakini bahwa tercapainya kesepakatan dengan Lebanon soal perbatasan bahari adalah sesuatu yang mungkin dan perlu, yang akan menguntungkan kedua belah pihak.

Sama seperti orang-orang Zionis lain, yang tahu bahwa Sayyid Hasan Nasrallah serius dengan ancamannya, Lapid berkata bahwa kesepakatan dengan Lebanon akan jauh lebih bermanfaat, serta memengaruhi penguatan stabilitas di Kawasan,” kata Danon, yang juga merupakan kandidat untuk memimpin Partai Likud.

Dalam pidato Sabtu lalu, Sayyid Nasrallah menegaskan bahwa Hizbullah tak melepaskan pandangan dari ladang yang diperebutkan oleh Lebanon dan Israel.

“Kami tidak akan mengizinkan eksplorasi minyak dan gas dari Karish sebelum Lebanon mendapatkan hak legalnya. Otoritas Zionis berkata, mereka akan memulai eksplorasi dari Karish pada bulan September, namun mereka telah menundanya,” kata Sayyid Nasrallah.

“Dimulainya eksplorasi gas dari ladang Karish adalah garis merah kami. Semua ancaman musuh tidak memengaruhi kami. Mata kami mengawasi Karish dan rudal-rudal kami telah dibidikkan ke ladang tersebut,”tandasnya. (af/alalam)

DISKUSI: