Irak,LiputanIslam.com—Komandan pasukan Irak menyatakan bahwa orang-orang militan asing yang berperang di Kota Tua Mosul berasal dari Uzbekistan, Uighur, dan beberapa lainnya berasal dari negara-negara berbahasa Prancis.
“Mayoritas pasukan ISIS berasal dari batalion Uzbek, Uighur, batalion Tarek ibn Ziyad, dan selebihnya berasal dari negara-negara berbahasa Prancis,” ucap Letnan Kolonel Abdul Salam al-Jubouri, Selasa (25/04).
Ia mengungkapkan bahwa para pejuang asing yang tersisa melakukan perlawan yang ‘ganas’ karena pasukan pemerintah berhasil memojokkan mereka dalam kondisi yang sulit. (fd/AMN)