Kewalahan Hadapi IRGC, AS Adakan Sayembara Absurd

0
105

Teheran,LiputanIslam.com-Akun Twitter milik Kemenlu AS, Rewards for Justice, pada Minggu malam (12/6) mengunggah cuitan yang menyatakan, siapa pun yang bisa memberikan informasi soal jaringan finansial IRGC, akan mendapatkan hadiah sebesar 15 juta dolar.

Dalam cuitan tersebut dikatakan, IRGC “menggunakan berbagai sarana finansial untuk menghindari sanksi-sanksi AS”.

Tindakan absurd ini dilakukan setelah sebelum ini, stasiun televisi CNN memperingatkan Presiden Joe Biden bahwa AS sudah kehabisan opsi-opsi untuk menghadapi Iran.

Berbagai langkah yang diambil AS akhir-akhir ini menunjukkan bahwa para petinggi negara ini gusar karena telah beberapa kali dipermalukan oleh IRGC. Salah satu hantaman telak terhadap AS adalah ditembaknya drone modern Global Hawk milik AS oleh IRGC setelah melanggar zona udara Iran.

IRGC pada 3 tahun silam, tepatnya 20 Juni 2019, mengumumkan bahwa sebuah drone Global Hawk telah ditembak jatuh setelah melanggar zona udara Iran di kawasan Kouh Mobarak.

Meski Washington mengklaim penembakan itu terjadi di atas perairan internasional, namun Iran di masa itu memberikan bukti-bukti bahwa drone AS tidak menghiraukan peringatan via radio dan melanggar zona udara Iran.

“Drone AS pada pukul 00.14 terbang dalam mode siluman dari UEA dan melanggar zona udara Iran. Drone ini ditembak pada pukul 14.45 di koordinat N 57°02’25 E 25°59’43 di sekitar Kouh Mobarak. Kami telah menarik keluar sisa-sisa drone militer AS ini dari perairan kami, yaitu di tempat jatuhnya (drone tersebut),”kata Menlu Iran saat itu, Javad Zarif. (af/fars)

 

DISKUSI: