Kembalinya Damaskus ke Liga Arab Lebih Bermanfaat bagi Negara-negara Arab daripada Suriah

0
18

Damaskus,LiputanIslam.com-Situs al-Mayadeen memuat artikel yang ditulis seorang analis Palestina tentang potensi pemulihan keanggotaan Suriah di Liga Arab.

Di awal tulisan, Ahmad Abdurrahman menjelaskan kepada ia memilih untuk memberi tulisannya judul “Kapan Liga Arab Kembali ke Suriah?” dan bukan “Kapan Suriah Kembali ke Liga Arab?”

”Sebenarnya saya tidak keliru menulis. Saya tidak dibuat pusing oleh berbagai urusan yang membuat saya memberi judul aneh untuk analisis ini. Judul ini justru paling relevan dan tepat untuk mengungkap peran yang selalu dimainkan Republik Arab Suriah dalam mendukung norma-norma Umat Islam, terutama yang terpenting adalah isu Palestina. Di sisi lain, Liga Arab berperan negatif lantaran telah kehilangan jati diri Arabnya dikarenakan rentetan kebijakan keliru dan keputusan memalukan”.

“Suriah dan rakyat pemberaninya, dengan semua luka dalam dan pengorbanan besar, mampu keluar dari perang dunia ini dengan kepala tegak. Di tengah semua tekanan dan propaganda hitam, Suriah bukan hanya tidak mengubah sikap, melainkan juga tetap berdiri teguh… Dalam aspek lain, kemenangan ini menyebabkan negara-negara seperti UEA, Mesir, Bahrain, Yordania, Mauritania, dan Oman membuka kembali jalur hubungan mereka dengan Pemerintah Suriah, setelah sempat terputus selama lebih dari 7 tahun”, tulis Abdurrahman.

Ia menyatakan, saat ini Liga Arab terbagi menjadi 3 kelompok. Pertama adalah yang menyambut kembalinya Suriah ke organisasi ini. Kedua adalah mereka yang masih bimbang. Dan ketiga adalah mereka yang menolak keras.

”Kembalinya Suriah ke posisinya di Liga Arab adalah sebuah hak substansial bagi negara itu sebagai sebuah negara penting di Kawasan. Jika ini terwujud, manfaatnya lebih dirasakan oleh Liga Arab dan negara-negara Kawasan ketimbang untuk Suriah sendiri”,tandasnya. (af/fars)

DISKUSI: