Kekerasan Israel Meningkat, Kushner Salahkan Presiden Palestina

0
131

Jared Kushner

Washington, LiputanIslam.com–Menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, menyalahkan Presiden Palestina Mahmoud Abbas atas meningkatnya kasus kekerasan yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina pasca perilisan Kesepakatan Abad Ini.

Kesepakatan Abad Ini yang diumumkan pada 28 Januari lalu merupakan gagasan Kushner dan tokoh-tokoh penting pro-Israel lainnya. Kesepakatan yang disebut-sebut sebagai ‘rencana damai’ itu dianggap kontroversial dan ditolak mentah-mentah oleh para pemimpin Palestina.

Pada Kamis (6/2) kemarin, Kushner pun menyebut Abbas bertanggungjawab atas eskalasi kerusuhan dan kekerasan di Palestina pasca pengumuman rencana itu.

“Dia menyerukan aksi ‘Hari Kemarahan’ sebagai tanggapan [atas Kesepakatan Abad Ini] dan dia menolak itu bahkan sebelum melihat rencana itu [dengan detil],” kata Kushner kepada wartawan setelah pertemuan tertutup dengan anggota Dewan Keamanan PBB di di New York.

Pernyataan itu muncul setelah tentara Israel menembak mati seorang pemuda Palestina dengan tuduhan hendak menembaki sekelompok tentara yang berjaga di dekat Persimpangan Parsa di luar pemukiman Dolev pada Kamis sore.

Militer Israel melaporkan bahwa seorang itu sedikit terluka akibat tembakan dan dibawa ke rumah sakit untuk dirawat.

Baru-baru ini, seorang polisi Otoritas Palestina bernama Tareq Badwan (25), meninggal setelah ditembak oleh pasukan Israel di kota Jenin, kawasan pendudukan Tepi Barat.

Sebuah rekaman video peristiwa penembakan itu beredar di media sosial. Badwan terlihat sedang berdiri dengan seragam kepolisiannya di dalam kantor polisi Jenin pada saat ditembak. Ia tampak tidak sedang memberikan ancaman kepada tentara Israel yang bertugas di kota itu. (ra/presstv)

DISKUSI: