Kanani: Iran akan Tambahkan Kekalahan Lain ke Koleksi Kekalahan AS

0
201

Teheran,LiputanIslam.com-Akhir pekan lalu, Presiden AS Joe Biden menyatakan,”Saya sudah sangat lama aktif di bidang kebijakan luar negeri. Apa yang dibangunkan (oleh kematian Mahsa Amini) di Iran membuat saya tercengang. Ia telah membangunkan sesuatu yang saya rasa tidak akan padam dalam waktu sangat lama. Iran harus menghentikan kekerasan terhadap warganya, yang bertindak hanya berdasarkan hak-hak dasar mereka. Saya ingin kalian tahu bahwa kami bersama warga dan wanita Iran yang pemberani.”

Statemen berbau intervensi ini mendapat tanggapan dari Jubir Kemenlu Iran, Naser Kanani. Melalui akun Instagramnya, Kanani menulis bahwa Biden untuk kesekian kalinya kembali campur tangan dalam urusan domestik Iran.

“Biden tidak punya para penasihat terpercaya, juga tak memiliki daya ingat baik. Maka saya mengingatkan dia bahwa Iran terlalu kuat dan tangguh untuk bisa dikalahkan dengan sanksi-sanksi kejam dan ancaman kosong kalian. Iran juga terlalu agung untuk bisa digoyahkan oleh campur tangan dan klaim ketercengangan dari seorang politisi yang sudah letih melakukan berbagai tindakan tanpa hasil atas Iran,”tulis Kanani.

“Kami tidak bakal heran dengan statemen Biden atau intervensi AS, sebab campur tangan, agresi, dan pembantaian adalah esensi sejati tatanan AS. Sedangkan kami adalah bangsa bersejarah yang memiliki akar kuat di kedalaman sejarah. Sejak kudeta 1953 hingga sekarang, kebijakan-kebijakan anti-Iran Pemerintah AS terekam baik di benak kami. Tentu sejarah dan tiap titik di dunia bersaksi bahwa kejahatan dan kekerasan AS telah melukai dunia.”

“Kalian terbiasa mengail di air keruh. Namun ingatlah bahwa di sini adalah Iran; negeri para pria dan wanita mulia. Di rumah kami, kami berdialog, bekerja bersama-sama, dan berusaha mengobati luka kecil dan besar Iran. Kami akan teguh berdiri demi kemandirian Iran, dan tentu akan menambahkan lagi kekalahan lain pada koleksi kekalahan kalian,”pungkasnya. (af/fars)

DISKUSI: