Jumlah Tahanan Palestina Pengidap Kanker Bertambah

0
120

Gaza,LiputanIslam.com-Pusat Pembela Kebebasan dan Hak Sipil, Huriyyat, mengumumkan, jumlah para tawanan Palestina penderita kanker di penjara-penjara Israel telah mencapai angka 23 orang. Kondisi fisik sebagian di antara mereka sangat kritis.

“Kondisi jasmani Naser Abu Hamid, tawanan Palestina di penjara Israel, sangat gawat,”ungkap Huriyyat.

Menurut laporan Huriyyat, Lembaga Penjara Israel bertanggung jawab atas nyawa para tahanan Palestina, karena ia mempraktikkan pengabaian medis dan enggan melakukan pemeriksaan periodik. Salah satu contohnya adalah gugurnya Ayhab Zaid al-Kaylani, yang baru diketahui mengidap kanker setelah ia dibebaskan dan meninggal dunia.

Pada Minggu lalu, media-media Palestina memberitakan, tahanan wanita Palestina bernama Saadiyah Farajullah meninggal pada Sabtu pagi sebelumnya di penjara Israel.

Ketua Klub Tawanan Palestina di al-Khalil, Amjad al-Najjar dalam wawancara dengan al-Arabi al-Jadid mengatakan,”Wanita berusia 68 tahun ini berada di penjara Damon. Dia mengidap sejumlah penyakit akut, termasuk diabetes, dan dalam kondisi mengkhawatirkan. Pada akhirnya, ia gugur akibat ketidakpedulian dan pengabaian pihak Lembaga Penjara Israel.”

Saadiyah adalah tahanan wanita paling tua di penjara-penjara Rezim Zionis. Ia ditangkap beberapa bulan lalu di dekat Masjid Ibrahim di al-Khalil, karena dituduh berusaha menyerang serdadu Israel dengan senjata tajam. Hingga ia meninggal, pengadilan belum mengeluarkan vonis apa pun atas dirinya.

Dengan gugurnya Saadiyah, jumlah syuhada tahanan Palestina mencapai angka 230 orang.

Jubir Hamas, Abdullatif al-Qanu’ menyatakan bahwa Israel bertanggung jawab atas konsekuensi dari kejahatan keji atas tahanan wanita lanjut usia ini.

Menurut Hamas, gugurnya Saadiyah menegaskan kembali perilaku diskriminatif Penjajah terhadap para tahanan, terutama yang sakit. Hamas juga menyatakan, para pemimpin Rezim Zionis mesti diadili di Mahkamah Pidana Internasional sebagai penjahat perang. (af/alalam)

DISKUSI: