Jika Perundingan Wina Gagal, Iran Pilih Perkuat Hubungan dengan Negara-negara Asia

0
342

Teheran,LiputanIslam.com– Al-Mayadeen melaporkan, salah seorang anggota Delegasi Iran di Perundingan Wina, Mohammad Marandi menyatakan, Iran menunggu kejelasan sikap Barat kepada dua draf yang sudah diajukan Teheran terlebih dahulu. Menurutnya, Teheran akan bertindak sesuai draf ketiga berdasarkan sikap Barat.

Ia menjelaskan, dua draf pertama berkaitan dengan tindakan gabungan dan pelaksanaan JCPOA. Ia menambahkan, masih ada draf ketiga, namun belum diajukan.
“Iran menganggap dua draf ini relevan. AS dan Eropa tidak bisa menuduh Iran menuntut sesuatu yang lebih banyak dari isi kesepakatan,”tandasnya.
“Jika AS tidak kembali ke JCPOA, rencana alternatif Iran adalah melanjutkan program nuklir dan memperkuat kerja sama dengan negara-negara Asia.”
“Dua draf itu sudah diajukan pada malam lalu (Kamis) kepada pihak Barat. Hari ini (Jumat) kami akan membahasnya dalam rapat JCPOA. Pihak Eropa menunjukkan mereka tidak puas dengan 2 draf ini.”
Sebelumnya, Marandi diwawancarai oleh jurnalis dan presenter CNN, Christiane Amanpour. Ia ditanya soal ucapan Menlu AS Antony Blinken, yang berkata bahwa “tidak ada banyak alasan untuk bersikap optimis, tapi masih terlalu terlambat.”
“Jika tidak ada optimisme, penyebabnya adalah tindakan-tindakan AS sendiri. Presiden AS dan Pemerintahan di Washington saat ini mengkritik kampanye Tekanan Maksimum Trump di masa lalu. Tapi setelah (Joe Biden) berkuasa, ia justru melanjutkan kebijakan itu hingga hari ini,”jawab Marandi.
“AS secara jelas melanggar JCPOA dan Resolusi Dewan Keamanan PBB. Sementara Iran memenuhi komitmennya secara penuh terhadap kesepakatan ini. Bahkan setelah AS keluar dari JCPOA, Iran masih melanjutkan komitmen penuhnya selama setahun, walaupun Eropa juga tidak menjalankan komitmen mereka,”tandasnya. (af/fars)

DISKUSI: