Jelang Pilpres Turki, Ankara Isyaratkan Normalisasi Hubungan dengan Damaskus

0
164

Ankara,LiputanIslam.com-Rumor pemulihan hubungan Turki dan Suriah kian menguat, setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan potensi normalisasi hubungan setelah pilpres tahun depan.

“Tidak ada persengketaan abadi dalam politik,”ujar Erdogan saat ditanya soal kemungkinan pertemuannya dengan Presiden Suriah Bashar Assad.

“Kami akan mengkaji ulang hubungan dengan Damaskus setelah pemilu 2023 Turki,”imbuhnya.

Akhir-akhir ini, ada banyak laporan dan berita soal kemajuan proses dialog Suriah-Turki serta normalisasi hubungan kedua negara. Selain pernyataan dari orang-orang dekat Erdogan, Presiden Turki sendiri beberapa waktu lalu di Praha mengutarakan minatnya untuk bertemu Assad. Erdogan mengatakan, ia ingin bertemu Assad “di waktu yang tepat”.

“Hingga saat ini, pertemuan semacam ini tidak masuk dalam agenda. Namun kita tidak bisa berkata bahwa pertemuan dengan Assad mustahil bagi saya. Ketika saat yang tepat tiba, kami bisa bertemu dengan Presiden Suriah,” kata Erdogan.

Minat Pemerintah Turki untuk pemulihan hubungan, setelah 11 tahun berperan dalam menciptakan krisis di Suriah dan mendukung kelompok teroris, dikaitkan sejumlah analis dengan Pilpres 2023. Mereka berpendapat, Turki berusaha mengeluarkan diri dari Suriah, mengatasi masalah para pengungsi Suriah yang membuat rakyat Turki tidak senang, dan mengembalikan mereka ke Suriah. (af/fars)

DISKUSI: