Israel Tutup Paksa Klinik Tes Virus Corona Milik Palestina

0
603

Tepi Barat, LiputanIslam.com—Tentara Israel menutup paksa sebuah klinik kesehatan milik warga Palestina yang digunakan sebagai tempat tes virus corona di kawasan pendudukan Yerusalem al-Quds utara pada Selasa (14/4) malam.

Selain itu, tentara Israel juga menahan empat aktivis yang terlibat mendirikan klinik kesehatan itu.

Klinik ini didirikan di sebuah masjid lokal di pemukiman Silwan.

Penutupan paksa dilakukan karena klinik ini beroperasi dengan kerja sama dengan Otoritas Palestina (PA). Padahal, saat ini, warga Palestina tengah berjuang memerangi epidemi Covid-19 dengan sumber daya kesehatan yang sangat langka.

“Di Silwan tengah mengalami kekurangan tes virus corona. Dokter mengatakan ada 40 kasus yang dikonfirmasi. Tempat hidup yang penuh sesak dapat menyebabkan virus menyebar dengan cepat,” kata direktur klinik ini.

Israel telah merampas layanan kesehatan bagi warga Palestina di Yerusalem al-Quds timur di tengah wabah corona. Rezim penjajahan itu juga dilaporkan menyita makanan dan menolak mensterilkan tempat-tempat umum di bagian timur kota tersebut.

Pada hari Selasa, Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat mengatakan Palestina telah meminta kerja sama dari Israel untuk memerangi epidemi ini. Namun, Israel malah merespon dengan serangan, pembunuhan, dan penghancuran bangunan-bangunan Palestina. (ra/presstv)

DISKUSI: