Israel Minta Turki Tutup Kantor Hamas

0
156

Ankara,LiputanIslam.com-Stasiun televisi Lebanon, al-Manar mengutip dari harian Yedioth Ahronoth, bahwa Israel mengajukan sejumlah syarat untuk pemulihan hubungan Tel Aviv-Ankara.

Selain penutupan kantor Hamas di Istanbul, Israel juga minta Turki menghentikan aktivitas para mantan tawanan Palestina yang berhubungan dengan sayap militer Hamas, Izzudin Qassam.

Harian Israel ini menulis, syarat pulihnya hubungan diplomatik dan kembalinya Dubes Israel ke Ankara adalah penghentian semua aktivitas Hamas di Istanbul.

Kemenlu Israel mengumumkan, Irith Lilian yang sebelum ini menjabat sebagai Dubes di Bulgaria, akan diangkat sebagai Dubes baru Israel untuk Turki.

Menurut Yedioth Ahronoth, terpilihnya Lilian sebagai Dubes Israel untuk Turki membawa pesan tentang niat baik Tel Aviv untuk memperkuat hubungan diplomatik dengan Turki. Keputusan ini juga untuk menguji apakah lembaran baru dalam hubungan kedua belah pihak bisa dibuka atau tidak.

“Erdogan sangat gembira atas kepulangan Dubes Israel ke Ankara. Namun yang penting bagi Tel Aviv adalah aktivitas Hamas di Turki,”tulis Yedioth Ahronoth mengutip dari seorang pejabat diplomatik anonim.

Pada awal Januari lalu, situs Axios mengabarkan bahwa Pemerintah Israel berniat memulai kembali hubungan tidak resmi dengan Turki. Tujuannya adalah demi mengetahui apakah Erdogan benar-benar tulus untuk memulihkan hubungan dengan Israel atau tidak. (af/alalam)

Baca Juga:

Disuntik Vaksin AS, 3 Orang Israel Malah Terjangkit Covid-19

Suriah Bantah Adakan Pertemuan dengan Israel

DISKUSI: