Israel Akui Kian Sulit Rekrut Mata-mata dari Palestina

0
127

TelAviv,LiputanIslam.com-Hamas dikabarkan sukses melakukan penyusupan di dalam Layanan Keamanan Publik Israel atau Shin Bet. Kabar ini diungkap harian Ibrani Yedioth Ahronoth dengan bersandar kepada gugatan Kejaksaan Israel terhadap seorang tawanan Palestina.

Menurut Yedioth Ahronoth, Hamas diberi tahu warga dari Gaza itu bahwa seorang perwira Israel menawarinya bekerja untuk Shin Bet. Perwira itu juga telah memberinya uang untuk membeli telepon genggam. Belakangan, ia menghubungi perwira Zionis itu dan berkata bahwa dirinya menolak bekerja sama dengan Shin Bet.

Namun setelah warga Gaza itu memberi tahu Hamas, ia diminta untuk tetap melanjutkan kontaknya dengan Shin Bet agar ia bisa melaksanakan sejumlah misi khusus.

Dalam surat tuntutan Kejaksaan disebutkan, warga Gaza itu menyetujui permintaan Hamas dan bersedia bekerja sama dengan Shin Bet agar bisa melakukan infiltrasi. Warga Gaza itu selalu melaporkan detail lengkap perbincangannya dengan perwira Israel kepada Hamas.

Hamas meminta agar orang Palestina itu tidak menolak apa pun yang diinginkan perwira Israel tersebut. Hamas juga memfasilitasi warga Gaza itu demi memudahkan penyusupannya di dalam Shin Bet.

Kejaksaan Israel mengklaim bahwa warga Gaza ini telah memberikan sejumlah besar informasi kepada Hamas. Informasi ini memungkinkan Hamas menganalisis aktivitas intelijen Israel dan cara perekrutan mata-mata untuk Israel di Gaza.

Yedioth Ahronoth di akhir laporannya menyatakan bahwa beberapa tahun terakhir, biro-biro Intelijen Israel menghadapi kesulitan besar dalam merekrut mata-mata di Gaza. Pengaturan keamanan yang diterapkan faksi-faksi Resistansi juga kian mempersulit Israel dalam mempekerjakan mata-mata. (af/alalam)

DISKUSI: