Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Ini Syarat-syarat Ali Abdullah Saleh untuk Berkoalisi dengan Saudi

Published 06/12/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

TelAviv,LiputanIslam.com-Sebuah media Israel memuat laporan tentang kebijakan-kebijakan Saudi yang gagal di kancah regional.

Haaretz menyatakan, kebijakan luar negeri Muhammad bin Salman dihantam dua pukulan telak pada pekan ini. Pertama adalah tewasnya Ali Abdullah Saleh, mantan presiden Yaman, yang telah sepakat berkoalisi dengan Saudi. Kedua adalah Saad Hariri yang telah mencabut pernyataan pengunduran dirinya; pengunduran yang diumumkan karena paksaan Saudi.

Saudi disebut Haaretz tengah bersaing dengan Iran di Yaman dan Lebanon. Namun situasi di kedua negara tersebut cenderung merugikan Riyadh.

Usai menghabiskan milyaran dolar dalam agresi Yaman, Bin Salman menyimpulkan bahwa kemenangan dalam perang tak bisa diraih dengan biaya perang yang besar. Mansur Hadi pun juga tak bisa diandalkan. Sebab itu, akhir-akhir ini dikabarkan bahwa Bin Salman berusaha keluar dari perang Yaman melalui jalur diplomatik.

Menurut Haaretz, Bin Salman meminta agar Abdullah Saleh tidak berkoalisi lagi dengan Houthi. Abdullah Saleh bersedia menerima tawaran ini dengan empat syarat. Syarat-syarat itu adalah:

Pertama, namanya dihapus dari daftar embargo internasional.

Kedua, dia diberi posisi politik di Yaman Baru.

Ketiga, keamanan diri dan keluarganya dijamin.

Keempat, permintaan keuangannya dipenuhi.

Saudi dan UEA dikabarkan menerima empat syarat tersebut, yang juga meliputi agar Saudi melupakan Mansour Hadi. Abdullah Saleh pun diberi lampu hijau untuk memulai ‘revolusinya.’

Haaretz menulis, usai kematian Abdullah Saleh dan kegagalan rencananya, kini Saudi dan UEA tidak lagi memiliki opsi kompeten untuk menjadi presiden Yaman. kelanjutan perang juga akan sangat membebani mereka, baik dari sisi ekonomi atau diplomatik. Menurut Haaretz, kini Saudi dan UEA sadar bahwa untuk menghentikan Iran di Yaman dan Lebanon, mereka tidak bisa mendiktekan segala sesuatu. (af/yjc/haaretz)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account