Ini Senjata Andalan Putin di Ukraina

0
198

Moskow,LiputanIslam.com-Presiden Rusia, Vladimir Putin mengandalkan senjata kuno dalam perang Ukraina, yang lebih kuat daripada rudal-rudal yang diberikan AS dan Eropa kepada Kiev.

Saat membahas soal taktik yang digunakan Rusia dalam perang versus Ukraina, Reuters menyebut Putin menggunakan senjata “waktu”.

Setelah berlalunya 5 bulan sejak meletusnya perang di Ukraina, Moskow berharap bahwa bertambahnya harga global pengangkut energi dan makanan akan melemahkan semangat negara-negara Barat dalam mendukung Ukraina.

Menyusul tergulingnya PM Inggris, Boris Johnson dan PM Italia, Mario Draghi, para pejabat dan media Rusia secara terang-terangan mengutarakan kegembiraan mereka. Menurut mereka, pengunduran diri dua pejabat senior Eropa ini adalah buah dari sanksi-sanksi menyakitkan yang diberlakukan Barat atas Rusia.

Dalam laporan-laporan mereka, media-media Rusia mengolok-olok dengan bertanya-tanya siapa di antara para pejabat Eropa yang akan menyusul Johnson dan Draghi.

Menlu Jerman, Annalena Baerbock pada Jumat lalu memperingatkan, jika ekspor gas Rusia dihentikan, kerusuhan sosial akan terjadi di negara tersebut.

“Jika kita tidak memperoleh turbin gas, kita tidak bisa mendapatkan lebih banyak gas. Pada akhirnya, kita tidak bisa mendukung Ukraina secara menyeluruh, sebab jika itu terjadi, kita akan menghadapi protes rakyat,” kata Baerbock.

Seorang pejabat sektor energi Jerman, Klaus Muller memperingatkan bahwa negaranya tidak bisa bertahan di musim dingin tanpa gas Rusia.

“Meski cadangan gas Jerman kira-kira sudah terisi hingga 65 persen dan kondisi ini lebih baik dibanding pekan-pekan lalu, namun cadangan ini masih belum memadai untuk melewati musim dingin tanpa gas Rusia,” ujar Muller. (af/fars)

DISKUSI: