Ini Pengalaman Jurnalis di Tempat Kejadian Ledakan Lebanon

0
124

Beirut, LiputanIslam.com–Jurnalis dan host Amerika-Lebanon, Rania Khalek, menceritakan pengalamannya di tempat kejadian ledakan dahsyat di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8).

Ledakan ini terjadi di kawasan pelabuhan dan mengguncangkan seluruh ibukota. Sebanyak 73 orang tewas dan ribuan lainnya terluka.

Saat peristiwa berlangsung, Rania tengah berada di dekat pusat ledakan.

Berikut ini utasan tweet Rania terkait peristiwa ini:

Ada ledakan besar di Beirut, Lebanon. Saya sempat berpikir itu mungkin gempa bumi, bangunan saya bergetar dan semua jendela terbuka. Tapi pelabuhan [Beirut] dilaporkan terbakar dan ada asap merah di langit, jadi mungkin [getaran] itu terhubung dengan itu. Mengerikan. Saya masih gemetaran, tapi baik-baik saja.

Di sinilah saya bekerja. Sungguh bersyukur saya tidak ada di rumah! Seandainya saya duduk di sini ketika ledakan, saya mungkin sudah mati. Ironisnya saya meninggalkan rumah karena listrik padam. Tidak pernah sebelumnya saya senang dengan pemadaman listrik di Libanon

Terima kasih semuanya telah menanyakan kabar saya! Saya benar-benar baik-baik saja. Orang lain tidak begitu baik. Sejauh ini diyakini bahwa ini adalah ledakan bahan peledak yang tidak disengaja di sebuah gudang. [Ledakan ini] hanya menghancurkan negara yang sudah menghadapi begitu banyak kesulitan.

Para ideolog yang secara oportunis menyalahkan Hezbollah, mereka tidak tahu apa-apa. Sejauh ini keamanan umum Lebanon percaya [ledakan] itu hanya kebetulan, tidak terkait dengan politik atau faksi politik apa pun.

Ini foto kepanikan dan kekacauan di dalam rumah sakit Beirut ketika orang-orang mencari kerabat yang dicintai dengan putus asa …. Korban luka dirawat di lorong rumah sakit, darah di seluruh lantai, staf kewalahan.

Pelabuhan Beirut adalah jalur kehidupan ekonomi bagi Lebanon, sebuah negara yang sudah mengalami keruntuhan ekonomi yang parah. Ledakan ini akan mengubur negara ini. Itu menghantam pusat ekonomi, semua hotel besar, setiap bangunan kota. Tidak ada yang tersentuh.

Saya berkeliling Beirut hari ini setelah ledakan. Kerusakan sangat mengejutkan. Setiap bangunan tempat tinggal, setiap toko, setiap hotel, setiap restoran, hampir tidak ada yang tersentuh oleh tekanan dari ledakan. Jalan-jalan ditutupi kaca pecah, seolah-olah hujan pecahan kaca. (ra/)

 

DISKUSI: