Ini Jumlah Bom yang Dijatuhkan AS di Afghanistan Selama 2019

0
85

Kabul, LiputanIslam.com—Komando militer pusat AS merilis angka total bom yang dijatuhkan oleh Amerika di Afghanistan selama periode 2019 yang ternyata memecahkan rekor.

Jumlah bom dan amunisi yang dijatuhkan mencapai angka 7.423. Angka ini meningkat hampir delapan kali lipat dari jumlah bom yang jatuh pada tahun 2015.

Washington berdalih, serangan udara mereka menargetkan titik-titik yang dikuasai militan Taliban yang masih mengendalikan sebagian besar wilayah Afghanistan.

Namun, data yang dikeluarkan PBB menunjukkan bahwa AS bertanggung jawab atas setengah dari 1.149 kematian warga sipil selama sembilan bulan pertama tahun 2019.

Warga setempat mengatakan jumlah korban sipil sebenarnya jauh lebih tinggi dari itu. Banyak juga yang percaya bahwa masyarakat biasa menghadapi ancaman yang besar dari serangan udara AS. Menurut mereka, situasi keamanan semakin memburuk meskipun adanya kehadiran militer AS selama 19 tahun terakhir. Itu menunjukkan, Washington tidak pernah berhasil membawa keamanan dan stabilitas politik di negara itu.

Kelompok Taliban berjanji untuk melanjutkan pertempuran mereka di tengah meningkatnya serangan udara AS. Pada hari Senin (27/1) kemarin, sebuah pesawat militer AS jatuh di provinsi Ghazni yang sebagian besar dikendalikan oleh Taliban. Kelompok militan itu pun mengaku bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat itu, meski jubir militer AS telah menyatakan bahwa “tidak ada indikasi” pesawat itu jatuh oleh tembakan musuh.

Tahun 2019 disebut-sebut sebagai tahun paling mematikan bagi pasukan AS di Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir. Sebanyak 2.400 pasukan AS tewas sejak dimulainya perang pada tahun 2001. (ra/presstv)

 

DISKUSI: