Inggris Klaim Sita Kapal Pengirim Senjata Iran, Teheran: Klaim Kedaluwarsa dan Tak Berdasar

0
221

Teheran,LiputanIslam.com-Inggris pada Kamis (7/7) kemarin melalui situs resmi Pemerintah mengklaim, Angkatan Laut Kerajaan Inggris telah menyita kapal yang memuat rudal-rudal modern buatan Iran pada Januari 2022 lalu.

Jubir Kemenlu Iran, Nasser menepis klaim tak berdasar dan kedaluwarsa ini dan berkata, ”Dengan penjualan tanpa henti senjata modern kepada Koalisi Agresor, Inggris adalah sekutu dalam perang dan agresi terhadap Yaman. Inggris bukan dalam posisi untuk melayangkan tuduhan tak berdasar ini kepada Republik Islam Iran dan menciptakan citra kemanusiaan untuk dirinya.”

Menurut Kanani, sejak dimulainya agresi ke Yaman, negara monarki ini telah menjual persenjataan modern, mencakup bom, rudal udara ke darat, rudal terpandu, dan jet tempur senilai kurang lebih 8 miliar pound kepada Koalisi Agresor. Itu pun, imbuhnya, hanya berdasarkan statistik yang dipublikasikan media-media Negeri Ratu Elizabeth tersebut.

“Angka ini bisa bertambah beberapa kali lipat dengan memperhitungkan izin-izin khusus yang diberikan Pemerintah Inggris kepada para produsen senjata. Pada hakikatnya, Inggris mengetahui adanya kejahatan perang oleh Koalisi Agresor terhadap rakyat Yaman, serangan militer mereka atas sekolah, rumah sakit, acara pernikahan, dan gudang makanan. Namun Inggris masih saja memberikan senjata kepada para agresor.”

“Tak diragukan bahwa sikap Pemerintah Inggris dalam melanjutkan ekspor senjata kepada pasukan agresor adalah salah satu penyebab berlarut-larutnya perang di Yaman. Sebab itu, negara ini tidak pantas secara etika untuk melayangkan tuduhan terhadap Republik Islam Iran,” tandas Kanani. (af/alalam)

DISKUSI: