Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Inggris Jual Senjata Senilai 2,8 Miliar Euro ke Saudi

Published 20/04/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Saudi-UKLondon, LiputanIslam.com — Pemerintah Inggris merilis lisensi ekspor senjata 7,2 juta euro ke Arab Saudi dalam tiga bulan terakhir tahun 2015. Artinya total ekspor senjata ke Saudi sejak negara monarkhi itu menyerang Yaman telah mencapai 2,8 miliar euro.

Tak heran jika pemerintah Inggris diminta untuk menghentikan penjualan senjata ke Saudi oleh berbagai lembaga hak asasi manusia internasional. Panel PBB juga menyerukan hal serupa, mengingat Saudi melakukan pengeboman secara acak yang banyak menewaskan warga sipil Yaman.

Dari laporan yang dirilis, terungkap bahwa Inggris telah mengeluarkan 122 izin untuk ekspor senjata ke Saudi, termasuk lisensi ML4 yang mencakup ekspor granat, bom, dan rudal. Ada juga 8 izin ekspor terbuka yang memungkinkan Angkatan udara Saudi untuk membeli komponen tanpa batas untuk pesawat tempur mereka, tanpa memerlukan izin terpisah.

Menurut The Guardian (19/4/2016), semua pihak komite bidang ekspor senjata telah melakukan penyelidikan penjualan senjata, namun belum mewawancarai Kementrian. Poin yang harus ditanyakan kepada adalah sejauh mana mereka meyakini bahwa Saudi telah melakukan pelanggaran hukum internasioal melalui serangannya terhadap Yaman.

Sebelumnya, Kementrian bersikeras bahwa Saudi sedang melakukan penyelidikan atas kesalahan dalam agresi yang mereka lakukan, dan menunjukkan bahwa operasi tersebut telah didukung oleh PBB.

Bagaimanapun juga, menurut The Guardian, Saudi adalah mitra Inggris yang paling strategis di Timur Tengah. Kerajaan ini juga merupakan pembeli senjata dalam jumlah besar, sehingga tentu saja, hal ini sangat menguntungkan bagi pemerintah ataupun koorporasi senjata Inggris.

Andrew Smith dari Campaign Against Arms Trade (CAAT) mengutuk keras pengeboman yang dilakukan Saudi terhadap Yaman yang telah menewaskan ribuan orang. “Inggris telah menyediakan pesawat tempur dan bom yang merupakan pusat dari kehancuran. Penjualan senjata terus meningkat, dan pemerintah tidak kritis atas dukungannya kepada Saudi.”

CAAT dan pengacaranya di Leigh Day telah mengajukan judicial review terhadap penjualan senjata. Mereka meminta Department for Business untuk menangguhkan semua lisensi yang masih ada dan menghentikan pemberian izin lebih lanjut untuk ekspor senjata ke Saudi. “Harus diselidiki dengan seksama apakah ekspor senjata tersebut kompatibel dengan undang-undang Inggris dan Uni Eropa,” papar Smith.

Juru bicara urusan luar negeri dari Liberal Democrats juga menyatakan kecamannya. “Dibandingkan mengadopsi kebijakan luar negeri presumption of denial, Inggris lebih suka membiarkan senjatanya diberikan ke Saudi, yang digunakan untuk mengebom warga sipil tanpa pandang bulu, yang telah melanggar hukum kemanusiaan internasional.” (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account