Hizbullah Tuding AS dan Saudi Intervensi Pemilu Lebanon

0
158

Beirut,LiputanIslam.com-Menjelang berlangsungnya pemilu legislatif Lebanon pada 27 Maret mendatang, Hizbullah menyebut negara itu telah menjadi panggung intervensi asing, terutama oleh Washington dan Riyadh.

Dalam sebuah pidato, anggota Dewan Pusat Hizbullah, Syekh Nabil Qawuq, mengabarkan bahwa para petinggi AS dan Saudi berkeliling di berbagai kawasan Lebanon. Mereka mengadakan pertemuan-pertemuan untuk menentukan kandidat, menyusun daftar, dan mengelola kampanye-kampanye pemilu.

Menurut Qawuq, campur tangan asing ini bertujuan untuk memprovokasi rakyat Lebanon untuk menentang Hizbullah. Tujuan lainnya adalah menyebarkan dusta demi menciptakan skeptisme di tengah masyarakat terhadap sikap Hizbullah menjelang berlangsungnya Pemilu legislatif Lebanon.

Namun, kata Qawuq, Hizbullah telah menyatakan secara tegas dan terbuka, bahwa Pemilu tidak boleh ditunda.

Ia berpendapat, kampanye provokasi atas Hizbullah dilatar belakangi motif keuangan, yang akan kian masif seiring semakin dekatnya hari pelaksanaan Pemilu.

Di akhir pidato, Qawuq menyatakan bahwa Pemerintah Saudi “memercayai pengkhianat di Lebanon dan mengkhianati pihak yang terpercaya”.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi al-Alam beberapa hari lalu, Sekjen Hizbullah Sayyid Hasan Nasrallah juga menyinggung campur tangan Washington dalam urusan domestik Lebanon.

”Hari ini, Kedubes AS di semua tempat, wawancara, dan televisi bicara soal Pemilu legislatif Lebanon dan mengintervensi urusan domestik. Sementara Kedubes Iran atau pihak Iran lain tidak melakukan intervensi sedikit pun dalam urusan Lebanon dan Pemilunya. Kedubes AS di Beirut adalah markas CIA di seluruh Kawasan, bukan hanya untuk Lebanon. Kedubes AS yang dibangun di Beirut perannya melampaui perbatasan Lebanon,” kata Sayyid Nasrallah. (af/fars)

Baca Juga:

Bassil Nyatakan Senjata Hizbullah untuk Bela Lebanon

Komandan Pasukan Quds IRGC Temui Moqtada Sadr di Najaf

DISKUSI: