Hizbullah: Faktor Krisis Lebanon adalah Tunduknya Sebagian Pihak kepada Dikte AS

0
119

Beirut,LiputanIslam.com-Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah membantah bahwa faksinya adalah penyebab krisis yang sedang dihadapi Lebanon saat ini.

“Statemen bahwa Hizbullah adalah penyebab kebuntuan politik dan kritisnya kondisi negara, adalah dusta besar demi menyimpangkan opini publik dan merahasiakan hal-hal tertentu. Penyebab utamanya adalah sanksi AS, yang tidak berani kalian ungkapkan karena takut dihukum (oleh AS),” kata Ali Daamush dalam khotbah salat Jumat kemarin.

“Berhentilah membohongi, menipu, dan memprovokasi rakyat. Katakan kepada orang-orang Lebanon siapa yang menghalang-halangi bantuan dan hibah Iran (untuk Lebanon); mereka yang berjanji kepada rakyat untuk mengimpor listrik dari Yordania dan gas dari Mesir? Siapakah orang-orang yang mencegah Lebanon berpaling ke Timur dan menolak bekerja sama dengan Rusia serta China karena takut dimarahi AS?”

“Kalian harus bersikap terbuka dan transparan kepada rakyat kalian sendiri. Kalian hanya bungkam menghadapi AS dan Saudi, sebab kalian pengecut dan khawatir bantuan finansial kalian akan dihentikan. Ini adalah fakta yang harus diketahui semua orang,”kata Daamush, ditujukan kepada mereka yang menyalahkan HIzbullah.

“Orang yang mengaku bertekad untuk melindungi kepentingan negara, mengeluarkannya dari krisis, serta melindungi kedaulatan dan kemerdekaannya, harus mengambil langkah-langkah praktis dalam hal ini dan tidak cukup sekadar menyerukan slogan atau sikap verbal.”

”Kubu Resistansi tidak bertanggung jawab atas kebuntuan politik dan gangguan dalam pemilihan Presiden. Penyebab kondisi ini adalah tunduknya sebagian kelompok di Lebanon terhadap dikte-dikte Kedubes AS dan Saudi,”tegas Daamush. (af/alalam)

DISKUSI: